Yang Lain Loyo, Tesla Tetap Perkasa Kejar Target Tahunan!

Yang Lain Loyo, Tesla Tetap Perkasa Kejar Target Tahunan!

Shared by Autonetmagz.com for IIMS

AutonetMagz.com Walaupun kondisi penjualan seluruh industri otomotif global menurun, karena efek dari pandemi covid-19. Namun, terselip fakta menarik, yang datangnya dari pabrikan mobil listrik, Tesla. Dimana jika pabrikan otomotif lain berjuang untuk mengatasi kemerosotan yang disebabkan pandemi, maka Tesla malah menentang tren suram tersebut dengan kembali memamerkan keuntungannya pada kuartal kelima tahun 2020.

Yap, Tesla tetap berada di jalur yang tepat untuk memenuhi tujuan mereka untuk mengirimkan 500 ribu unit mobilnya pada tahun ini. Bagi yang belum tahu, pabrikan yang berbasis di Palo Alto, California ini pernah mencatatkan keuntungan terbaiknya pada kuartal ketiga bahkan mendobrak ekspetasi Wall Street, dengan profit sebesar USD 331 juta. Hal tersebut menandai sejumlah pencapaian, termasuk catatan produksi dan pengiriman serta arus kas bebas yang tinggi sepanjang masa. Namun, lain cerita pada kuartal keempat, dimana target Tesla untuk mengirimkan setengah juta mobil di seluruh dunia sebenarnya sempat goyah.

Bahkan, Elon Musk pada bulan lalu mengisyaratkan mungkin target itu tidak akan terjadi. Untungnya, sekarang margin kotor Tesla naik tipis pada kuartal ini menjadi 23,5%, sementara margin operasi tumbuh menjadi 9,2%. Eitss, tapi tunggu dulu. Ternyata perjuangan Tesla masih berlanjut, karena perusahaan yang dipimpin oleh Elon Musk ini perlu mengirimkan lebih dari 181.000 mobil dalam tiga bulan terakhir tahun ini untuk mencapai target 500 ribu unit mobil. “Ini akan sangat bergantung pada peningkatan produksi di pabrik Shanghai dan output yang lebih tinggi dari Model Y-nya” kata pihak Tesla dalam sebuah pernyataan.

Belum lagi Tesla dikabarkan akan membangun pabrik baru di Texas dan Jerman, sehingga biaya operasional pembuat mobil listrik ini mengalami pembengkakkan sebesar 33%. Jadi apakah Tesla bisa berhasil? Kita nantikan saja perkembangannya. Tapi harus diakui, meskipun sejumlah analis di pasar modal tak menyakini kemonceran Tesla tak bakal terjadi terus menerus. Namun, Tesla hingga saat ini membuktikan diri memang mampu dalam membukukan peningkatan penjualan meski di tengah ekonomi dunia yang remuk akibat terjangan pandemi covid-19.

Apa tanggapan kalian? Silahkan tulis di kolom komentar ya.

Original Article