Shared by Thegaspol.com for IIMS

Momentum Telkomsel Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 dimanfaatkan oleh DFSK Indonesia untuk meluncurkan kompak SUV terbarunya Glory 560. Memanfaatkan area test drive yang dimiliki di Telkomsel IIMS 2019, DFSK Indonesia tak ingin ketinggalan untuk memanfaatkan lahan tersebut untuk memberikan kesempatan bagi konsumennya yang ingin mencoba Glory 560 terbaru.

Mobil ini mendapatkan respon yang posiitif dari para pengunjung Telkomsel IIMS 2019 yang hadir. Sejak pertama kali mulai dibuka, Sport utility vehicle (SUV) Active ini menjadi kendaraan yang paling banyak dicoba oleh para pengunjung.

Hingga Selasa (30/4/2019), tercatat sudah ada 441 pengunjung yang melakukan uji coba DFSK Glory 560 di area Test Drive Telkomsel IIMS 2019. Angka yang ditorehkan DFSK Glory 560 kembali melanjutkan sejarah yang diukir DFSK Glory 580 sebagai kendaraan yang paling banyak di tes oleh para pengunjung IIMS 2018.

“Kami melihat ini pertanda bahwa masyarakat Indonesia memiliki perhatian dan minat terhadap DFSK Glory 560 yang baru saja diluncurkan per 25 April 2019. Kami berharap semakin banyak lagi pengunjung Telkomsel IIMS 2019 yang merasakan sensasi berkendara yang ditawarkan oleh DFSK Glory 560,” ungkap Managing Director of Sales Centre PT Sokonindo Automobile, Franz Wang, melalui keterangan resminya.

Selama Telkomsel IIMS 2019 berlangsung, DFSK menyediakan tiga unit DFSK Glory 560 di area test drive. Para pengunjung bisa mencoba sejumlah keunggulan dan fitur modern yang ditawarkan oleh SUV Active rakitan Cikande, Serang, Banten.

Franz Wang menyebutkan bahwasanya test drive memang penting dan harus dilakukan oleh konsumen sebelum membeli sebuah kendaraan. Karena melalui proses ini, konsumen bisa mencoba berbagai keunggulan, teknologi, dan sensasi berkendara yang ditawarkan sebuah kendaraan.

“Ada banyak keunggulan yang ditawarkan oleh DFSK Glory 560 dan akan lebih terasa manfaatnya jika langsung dirasakan oleh konsumen. Tentu momen test drive bersama DFSK Glory 560 yang tersedia tidak boleh terlewat begitu saja,” lanjut Franz Wang.

Original Article