Suzuki Stop Penjualan Burgman, Ini Penyebabnya

Suzuki Stop Penjualan Burgman, Ini Penyebabnya

Shared by Motovaganza.com for IIMS

JAKARTA, Motovaganza.com – Kabar mengejutkan datang dari Suzuki. Pabrikan itu mengatakan akan menyuntuk mati salah satu skutiknya Suzuki Burgman di Eropa. Alasannya, motor ini tak memenuhi standar emisi gas buang yang ditetapkan di benua tersebut. Dari seluruh varian Burgman, hanya model 400cc yang masih diperpanjang masa baktinya. Sisanya termasuk 125, 200, dan 650 tidak masuk katalog model Suzuki 2020 untuk pasar Eropa.

Kondisi ini merupakan dampak penerapan regulasi emisi gas buang Euro 5 di Eropa. Aturan ini mulai berlaku sejak 1 Januari 2020 lalu. Untuk pabrikan sepeda motor, mereka hanya dibolehkan memproduksi dan menjual model-model yang sudah memenuhi standar baru emisi kendaraan yang berlaku. Seperti yang terjadi pada Suzuki di Perancis saat ini. Tahun 2020 menjadi masa terakhir bagi pabrikan memasarkan model dengan standardisasi emisi Euro 4.

Business Manager Suzuki Prancis, Guillaume Vuillardot, mengatakan Suzuki Burgman series terpaksa disuntik mati lantaran mesinnya tidak memenuhi standar emisi Euro 5. Kepada Moto Station, Vuillardot memberikan keterangan kalau beberapa kendaraan memang akan hilang dan akan muncul produk baru. Ia mengatakan untuk saat ini semua skuter Suzuki masih kategori Euro 4.

“Seluruh varian Burgman produksi 2019 akan ditarik sebelum akhir 2020. Tapi tidak untuk Burgman 400. Ia tetap lanjut dan mendapatkan update untuk menuju Euro 5. Burgman versi lain bakal dihentikan dan diganti dengan model baru,” katanya.

Suzuki Burgman 125

Strategi

Jika benar Suzuki menyuntik mati Burgman, maka ini bisa jadi salah strategi. Pasalnya Burgman 400 bukan model terlaris. Sementara model 125 dan 650 justru menjadi tulang punggung penjualan skutik Suzuki di Perancis. Tahun lalu, menurut data dari Moto Station, skutik Burgman paling kecil terjual 612 unit dan tipe paling tinggi 618 unit. Sedangkan 400 hanya 163 unit.

Tetapi, ada petunjuk dari ucapan Vuillardot terkait revisi strategi pasar. Bisa jadi ini adalah asalan sebelum ada penyegaran produk. Lini yang hilang bakal diganti dengan jenis baru. Penjualan skuter Suzuki di Prancis tidak terlalu banyak. Honda dan Yamaha mendominasi di segmen skutik menengah. Contoh Honda Forza 125 meraup penjualan 6.751 unit dan Yamaha XMAX 125 dengan 6.426 unit pada tahun lalu.

Atau bisa jadi Suzuki bakal fokus membangun dan mengembangkan motor listrik. Kendati masih belum ada kejelasan soal strategi baru Suzuki.

Di sisi lain, aturan emisi baru itu menimbulkan keraguan untuk konsumen. Apakah masih boleh membeli sepeda motor Euro 4? Jawabannya, masih bisa sepanjang 2020. Kemudian pada 2021, semua pabrikan hanya boleh menjual model yang sudah memenuhi Euro 5.

Nantinya, semua model sepeda motor harus mengikuti batas emisi Euro-5 (bensin) CO: 1,00 g/km HC: 0,10 g/km NOx: 0,06 g/km PM: 0,005 g/km. Tapi, ada pula model yang tidak harus memenuhi standar emisi baru itu. Model dirtbike atau offroad baru diwajibkan memenuhi Euro 5 pada 2024.

Sumber: Moto-station

Baca Juga: Produk Motor Baru, Suzuki: Kami Masih Mengamati
Baca juga: Terganjal Aturan Emisi, Suzuki Burgman Disuntik Mati

ZENUAR YOGA | RAJU FEBRIAN

The post Suzuki Stop Penjualan Burgman, Ini Penyebabnya appeared first on Motovaganza.

Original Article