Suzuki Catat Prestasi di 2018, Penjualan Domestik & Ekspor Naik

Suzuki Catat Prestasi di 2018, Penjualan Domestik & Ekspor Naik

[stm_post_title][stm_post_image][stm_post_info]

JAKARTA – Divisi roda dua PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mencatat prestasi gemilang di tahun 2018, baik penjualan di domestik maupun ekspor.

Sepanjang 2018 lalu, Suzuki Indonesia mencatat penjualan sepedamotor sebanyak 89.508 unit. Angka ini meningkat dari torehan 2017 yaitu 72.191 unit atau meningkat sebanyak 1,40%. Dari data ini pula, Suzuki meraih pangsa pasar sepedamotor nasional sebanyak 24%.

Pemegang kontribusi terbesar berasal dari Suzuki Nex II. Skutik 115 cc yang dirilis pada Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018 lalu itu terjual sebanyak 31.015 unit. Sementara di urutan kedua dihuni oleh motor underbone mereka yaitu Suzuki Satria dengan 27.298 unit. Tak hanya itu, salah satu produk baru lain dari segmen sport, Suzuki GSX 150 Bandit juga turut berperan dalam pencapaian GSX Series sebesar 19.465 unit.

“Berkat antusiasme dan kepercayaan masyarakat serta pecinta sepedamotor Suzuki, tahun 2018 menjadi momentum bagi kami untuk meluncurkan Nex II dan GSX 150 Bandit,” kata Yohan Yahya, 2W Sales & Marketing Department Head PT SIS.

Secara segmentasi, penjualan skutik mengalami lonjakan signifikan dari 14.334 unit menjadi 38.541 unit atau naik sebesar 168% dibanding 2017. Menyusul di posisi kedua, underbone menjadi segmen yang mengalami kenaikan sebesar 61,7% menjadi 29.399 unit. Kinerja segmen skutik dan underbone tersebut memberikan kontribusi terhadap total penjualan sepeda motor Suzuki masing-masing sebesar 43% dan 33%.

Pertumbuhan positif itu juga terus diikuti dengan komitmen PT SIS untuk memberikan layanan terbaik guna meningkatkan kepuasan pelanggan. Sepanjang
2018, total jaringan penjualan resmi Suzuki telah mencapai 486 outlet yang tersebar hingga 247 kota di seluruh Indonesia. Yohan mengatakan tahun 2019 ini mereka berencana untuk menambahnya lagi menjadi 500 outlet.

Tak hanya penjualan di dalam negeri, PT SIS juga menorehkan pencapaian gemilang lainnya dari ekspor. Disebutkan, tahun lalu Suzuki Indonesiua sudah mengirimkan sebanyak 183.434 unit sepedamotor ke 41 negara baik dalam bentuk CBU maupun CKD.

Hingga akhir 2018, Suzuki telah mengekspor 52.634 unit sepeda motor dalam bentuk CBU, capaian ini naik signifikan dibandingkan tahun 2017 sebanyak 25.586 unit. Sementara dalam bentuk CKD, Suzuki telah mengapalkan 130.800 unit, naik pesat dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 87.600 unit (naik 106%).

Kontribusi terbesar disumbang oleh GSX Series, dengan jumlah 20.548 unit. Hasil ini melonjak tajam 55,2% dibanding tahun 2017. Di model lain, Address turut menyumbang 16.386 unit, dan NEX II yang baru diperkenalkan pada April 2018 lalu pun telah berkontribusi positif dalam ekspor dengan jumlah 10.413 unit sepanjang 2018.

Tidak mau puas, Suzuki Indonesia pun bakal terus melakukan pengembangan. Mulai dari produk, jaringan penjualan hingga target baru di 2019. Tahun ini mereka berencana untuk merilis lagi 8 sepedamotor. Sementara ekspornya akan tingkatkan menjadi 200.000 unit disertai pula penambahan negara tujuan baru yakni Korea Selatan dan Bangladesh.

[stm_sidebar sidebar=”651″]