Suzuki Carry Mainkan Peran Penting di Tengah Pandemi

Suzuki Carry Mainkan Peran Penting di Tengah Pandemi

Shared by Autonetmagz.com for IIMS

AutonetMagz.com – Kalau tahun – tahun sebelumnya, peringkat 10 besar dalam penjualan mobil di Indonesia secara wholesales biasanya didominasi oleh mobil – mobil penumpang yang masuk di segmen entry level. Namun, dengan adanya pandemi, kondisi pun mengalami anomali. Bahkan tak jarang kita melihat bahwa mobil yang dahulu jarang masuk 10 besar penjualan, malah laris manis. Salah satunya adalah Mobil niaga milik Suzuki Indonesia, yaitu Suzuki Carry.

Sebenarnya, sedari awal Suzuki Carry memang masuk dalam jajaran produk paling laris dari Suzuki, bersanding bersama dengan Suzuki Ertiga. Namun, pandemi membuat penjualan di segmen passenger car menurun. Beberapa faktor pun mempengaruhi, seperti kecenderungan calon konsumen untuk menyimpan uang, hingga ketatnya pengajuan kredit kendaraan bermotor. Alhasil, segmen yang didominasi pembelian kredit tersebut lesu selama pandemi. Namun, tidak dengan segmen niaga. Segmen niaga malah menjadi ‘penyelamat’ pabrikan otomotif di Indonesia. Suzuki Carry malah mendominasi penjualan dari Suzuki Indomobil Sales (SIS) sebesar 53% alias lebih dari separuh.

Angka tersebut jauh meninggalkan kontribusi dari Suzuki Ertiga yang ada di angka 15% dan Suzuki XL7 yang hanya 11%. Dikutip dari CNN Indonesia, Donny Saputra, 4W Marketing Director SIS menyebutkan bahwa peningkatan pangsa pasar dari Suzuki di tahun 2020 ini dipimpin oleh Suzuki Carry Pickup. Kalau dibandingkan dengan para rival, Suzuki Carry juga bisa dikatakan unggul dengan angka penjualan ritel mencapai 3.111 unit atau sekitar 66% dari total penjualan di segmennya. Sebuah kabar yang membuat petinggi dari SIS bisa tersenyum lebar. FYI, di segmennya, Suzuki Carry bersanding dengan sang legenda yaitu Daihatsu Granmax Pickup, dan pendatang baru DFSK Supercab Pickup.

Suzuki secara konsisten menduduki posisi keempat dalam hal wholesales dan retail pada tahun ini, kalah dari Toyota, Daihatsu dan Honda yang menghuni 3 besar. Pabrikan berlogo S ini berhasil mencatatkan penjualan wholesales di angka 38.656 unit dan retail sebesar 45.227 unit. Untuk angka produksi dari Suzuki di Indonesia per bulan Agustus 2020 ini mencapai 59.180 unit, masih turun 15% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Namun, setidaknya penurunan produksi ini tidak sebesar angka dari pabrikan lain yang ada di 5 besar produksi terbanyak di Indonesia. Suzuki juga menduduki posisi kedua dalam hal produksi terbanyak, kalah dari Toyota di posisi pertama.

Jadi, bagaimana kalau menurut kalian, kawan?

Original Article