Sepedamotor Listrik GESITS Sedang Siapkan Kejutan

Sepedamotor Listrik GESITS Sedang Siapkan Kejutan

[stm_post_title][stm_post_image][stm_post_info]

JAKARTA – GESITS (Garansindo Electric Scooter ITS) sedang melakukan persiapan secara serius untuk meramaikan industri sepedamotor di Indonesia, hal ini dicanangkanĀ PT Gesits Technology Indo (GTI).

Sejak beberapa tahun terakhir, anak perusahaan Garansindo Group ini diketahui tengah mempersiapkan sepedamotor listrik buatan anak negeri. Skutik yang dikenal bernama GESITS itu pun kian ramai diperbincangkan.

Apalagi, sejak PT GTI sudah melakukan proses produksi sekaligus berencana untuk memasarkannya di dalam negeri. Langkah tersebut juga disambut positif oleh pihak pemerintah, dalam hal ini Joko Widodo selaku Presiden Republik Indonesia.

Untuk menghasilkan sebuah produk yang layak, Garansindo Group turut pula menggandeng beberapa perguruan tinggi negeri. Mulai dari ITS (Institut Sepuluh November Surabaya), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Universitas Sebelas Maret (UNS). Tak hanya itu, mereka pun melibatkan BUMN (Badan Usaha Miliki Negara seperti PT Wijaya Karya Industri dan Konstruksi (WIKON), PT Pindad, PT Len Industri, PT Pertamina sampai PT Telekomunikasi Indonesia.

Produksi GESITS sendiri berlangsung di pabrik PT Wijaya Manufacturing (WIMA). Sebuah fasilitas produksi joint venture antara WIKON dan PT GTI. Tentu saja penggarapan GESITS tak dilakukan dalam waktu singkat. Pihak Garansindo Group mengaku harus belajar ke berbagai negara perihal sepedamotor dengan energi terbarukan tersebut.

“Dari 2014, kami mulai mengarah ke pengembangan sepedamotor listrik dengan belajar ke Jerman, China sampai Italia. Makanya, kami putuskan menggandeng produsen sepeda listrik ternama Italjet untuk supervisi pengembangan GESITS,” kata Muhammad Al Abdullah, Founder & CEO Garansindo Group.

GESITS digadang menjadi bentuk perubahan Garansindo Group. Apalagi, mereka sudah kadung dikenal sebagai pemegang lisensi brand mobil dari FCA (Fiat Chrysler Automobiles). Oleh karena itu, perancangan GESITS berikut pendukungnya juga harus dilakoni secara serius. Wajar jika institut kenamaan turut dilibatkan dalam proyek ini.

PT GTI juga berusaha merancang skutik listrik ini agar bernilai jual tinggi di masyarakat. Salah satunya adalah mengenai kemampuan jelajahnya yang diklaim mencapai 70 km, apabila baterai GESITS terisi penuh. Sedangkan untuk pengisian ulang baterai berlangsung selama 3 jam.

Sementara untuk infrastruktur, baterai GESITS disebut bisa ditemui konsumen di SPBU Pertamina atau toko retail. Bisa saja bentuknya merupakan swap (tukar) baterai atau charging station.

“Garansindo akan menjadi game changer di industri sepedamotor. Dan ini dimulai dari kami. 2019 akan menjadi babak baru industri sepedamotor listrik di Indonesia,” ujar Al Abdullah.

Anda yang penasaran juga bisa langsung melihat sosok skutik GESITS di ajang Telkomsel Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019. Pada perhelatan otomotif terbesar tersebut, PT GTI sudah mengkonfirmasi keikutsertaannya selama 25 April-5 Mei 2019 mendatang di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Semoga saja GESITS juga hadir sebagai unit test ride agar pengunjung dapat mengetahui kemampuannya secara langsung.

[stm_sidebar sidebar=”651″]