Sah, Tesla Jadi Merek Mobil Pertama Tanpa Divisi Humas

Sah, Tesla Jadi Merek Mobil Pertama Tanpa Divisi Humas

Shared by Autonetmagz.com for IIMS

AutonetMagz.com – Ada berbagai jabatan yang bisa ditemui di kantor sebuah merek mobil; mulai dari presiden direktur, direktur pemasaran, kepala perencanaan produk hingga hubungan masyarakat, alias Humas. Humas atau bagian yang juga disebut PR (Public Relations)adalah divisi yang akan menjawab beberapa pertanyaan dari publik – termasuk media – dengan jawaban yang telah dipikirkan masak-masak, apalagi jika jawaban tersebut akan dimuat di media.

Semua merek mobil punya bagian yang bertugas mengurus hal seperti ini, mulai dari Daihatsu hingga Porsche semuanya punya divisi PR. Nah, Tesla baru-baru ini membuat gerakan mengejutkan, karena menurut Electrek mereka jadi merek mobil pertama yang menghilangkan divisi Humas atau PR mereka di kantor pusatnya. Pernyataan ini muncul setelah Tesla tidak menjawab pertanyaan pers secara resmi setelah berbulan-bulan.

Memang, masih ada beberapa manajer PR Tesla di Asia dan Eropa, tapi di kantor pusatnya sudah tidak ada lagi. Apakah ini strategi yang baik? Tergantung, soalnya mengingat Elon Musk cukup aktif di Twitter untuk menjawab pertanyaan mungkin tak terdengar produktif atau profesional untuk merek mobil seperti Tesla, tapi itu bukan berarti hal ini bakal jadi masalah. Ingat, pekerjaan divisi PR adalah untuk merespon keingintahuan publik.

Masih menurut Electrek, kepala PR terakhir Tesla adalah Keely Sulprizio yang sudah pamit dari Tesla sejak Desember 2019. Sejak itu, semua anggota Humas atau PR Tesla ada yang pindah jabatan atau malah ikut-ikutan mengundurkan diri. Memang ini adalah keputusan yang aneh, tetapi sepertinya Tesla tidak akan serta merta membiarkan departemen PR-nya kosong terlalu lama jika situasinya tidak mendukung. Bagaimanapun juga, sebuah merek butuh divisi PR atau Humas.

Well, mungkin tidak semua merek butuh ya. Meski Tesla jadi pabrikan mobil pertama tanpa divisi PR atau Humas, itu bukan hal baru di sebuah perusahaan teknologi. Apple sudah menggunakan strategi serupa, tapi Tesla adalah yang pertama di dunia otomotif. Hmm… Jangan-jangan untuk urusan tanya-jawab soal Tesla, harus follow Elon Musk dulu di Twitter kalau mau dapat jawaban. Apa opinimu? Sampaikan di kolom komentar!

Original Article