Penjualan Turun, Harley-Davidson Bakal Tinggalkan Pasar India?

Penjualan Turun, Harley-Davidson Bakal Tinggalkan Pasar India?

Shared by Naikmotor.com for IIMS

NaikMotor – Harley-Davidson dikabarkan berniat keluar dari pasar sepeda motor India karena mengalami kerugian dan penurunan penjualan di sana, sehingga, HD harus terus memutar otak.

Motorcycle menyebutkan Harley-Davidson berniat untuk menghentikan operasi penjualan dan manufaktur di India. Niatan tersebut terdapat dalam laporan formulir 8-K yang diajukan ke Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat. Padahal, HD India telah memiliki 11 model sepeda motor pada 6 platform, yaitu V-Rod, Touring, Dyna, Street, Sportster, dan Softail.

Pabrikan motor klasik Amerika ini dilaporkan mengalami kerugian kuartalan pertamanya dalam lebih dari 1 dekade. “Operation Rewire” pun berjalan untuk berusaha mengurangi produksi HD ke pasar inti, memperkecil persediaan untuk meningkatkan harga, dan mengurangi ekspansi ke luar negeri.

Economic Times of India mengungkapkan Harley menjual sekitar 2.500 unit di India selama tahun fiskal yang berakhir pada Maret 2020, sementara ada sekitar 2.100 unit yang diekspor. Sebagai perbandingannya, HD menjual sekitar 210.000 unit sepeda motor secara global selama periode yang sama.

Penjualan domestik di India turun sebanyak 87% selama periode April – Juni, jadi hanya 106 unit. Sementara untuk ekspornya turun 40%, jadi sekitar 229 unit saja. Jika dilihat dari skema besar perdagangan internasional, Motorcycle menyebutkan mungkin akan lebih baik bagi Harley untuk membangun motor di Amerika Serikat, dan dikirim ke India untuk para pembelinya. (Litha/Prob/NM)

The post Penjualan Turun, Harley-Davidson Bakal Tinggalkan Pasar India? appeared first on Naik Motor | Jurnal Pengendara Motor.