Pemerintah India Subsidi Produsen Baterai EV Lokal

Pemerintah India Subsidi Produsen Baterai EV Lokal

Shared by Autonetmagz.com for IIMS

Autonetmagz.com – Dengan banyaknya negara yang mendorong inisiatif program mobil listrik, setiap pemerintah mulai memikirkan untuk mendukung mobil listrik di negara mereka masing-masing. Itulah yang dilakukan oleh pemerintah India dimana mereka memberikan subsidi sebesar 4,6 miliar Dollar Amerika kepada produsen baterai EV lokal. Ini merupakan bagian dari rencana besar pemerintah India untuk mengurangi pengeluaran dan menuju masa depan lebih bersih dengan keberadaan mobil EV. Jadi bagaimana subsidi ini bekerja? Yuk kita bahas.

Sebuah proposal yang diusulkan oleh Perdana Menteri India, Narendra Modi serta Think Tank Niti Aayog, menunjukkan bahwa India bisa mengurangi tagihan impor sebesar 40 miliar dollar pada 2030 jika mobil listrik dipakai oleh mayoritas masyarakat. Artikel dari Reutersmenyatakan kalau think tank tersebut merekomendasikan subsidi sebesar 4,6 miliar dollar untuk para produsen baterai EV sampai 2030. Langkah pertama akan dimulai dengan subsidi uang dan infrastruktur sebesar 122 juta dollar pada kuartal akhir 2020.

Dengan ini, India bisa mengontrol pajak impor-nya sebesar lima persen untuk beberapa tipe baterai , termasuk baterai mobil listrik hingga 2022. Setelah itu pemerintah India bakal menaikkan pajak tersebut hingga 15 persen untuk mendorong industri lokal. Namun sebelum itu semua, pemerintah India masih memiliki jalan panjang untuk mencapai masa depan dipenuhi dengan EV. Tahun lalu, hanya ada 3.400 mobil listrik terjual di India ketimbang mobil internal combustion engine yang laku sebanyak 1,7 juta unit. Walaupun angka itu tetap jauh lebih banyak daripada penjualan EV di Indonesia.

Namun dengan industri teknologi India salah satu yang terbaik di dunia ditambang subsidi besar dari pemerintah, dipastikan produksi baterai EV lokal akan meningkat secara perlahan. Dan dalam waktu sepuluh tahun kedepan, kemungkinan besar jalanan di India akan penuh mobil listrik.

Bagaimana menurut kalian? Tulis opini di kolom komentar ya.

Original Article