Wujud Ferrari Dimodifikasi Secara Ekstrim

Ini merupakan sebuah cerita dari Hokkaido di Jepang yang luar biasa. Bagaimana tidak, sebuah mobil seeksotis Ferrari dimodifikasi scara ekstrim pada bagian kaki-kakinya hingga hampir kandas ke tanah.

News Update

Wujud Ferrari Dimodifikasi Secara Ekstrim
Wujud Ferrari Dimodifikasi Secara Ekstrim

Mobil Ferrari garapan builder bernama Ginpei Yamaguchi sebelumnya adalah Ferrari 348 TS tahun 1991 dan dirubah menjadi Onikyan-Style 348. Onikyan style adalah gaya modifikasi yang berasal dari Jepang dengan posisi mobil yang rendah (ceper) dan posisi ban dibuat semiring mungkin atau chamber super negatif.

Modifikasi berawal dari knalpot agar mesin berkapasitas 3.4 liter V8 dapat bernafas lega dan bersuara gahar. Kerennya lagi sistem suara knalpot bisa dirubah dari suara gahar menggunakan sistem valve layaknya sistem rem kabel sepeda hanya ditarik suara knalpot langsung kalem.

Setelah suara selesai, kaki-kaki juga mendapat perhatian khusus. Beberapa kesulitan dihadapi seperti paket suspensi aftermarket untuk merebahkan Ferrari ke tanah tidak ada, akhirnya menggunakan gaya lama yaitu potong per dan menyesal karena kualitas kenyamanannya sangat berkurang. Penyesalan kepada kondisi yang salah, Ginpei-san mengambil tindakan untuk mengganti suspensi Ferrari dengan suspensi dari Toyota JZX. Namun penentuan akhir sistem suspensi terjadi di bulan Desember lalu dengan menggunakan system hidrolik.

Mobil sport ini akhirnya sangat rendah dan hampir menyentuh tanah, IIMS lovers bisa melihat pada subframe yang melindungi blok mesin dan transmisi hanya berjarak beberapa millimeter saja dari tanah.

Urusan kaki-kaki terus mendapat perhatian yang semakin menarik dengan hadirnya velg Work Wheels VS-XXs yang berukuran 19 inch dengan lebar rata 12.5 inch. Ini merupakan standarisasi dari Ginpei-san. Cukup ekstrim tapi keren.

Untuk mendapatkan penampilan mobil seperti sekarang, Ginpei-san melakukan hal yang mengerikan dan cenderung 'tega' pada mobil eksotis ini. Keempat fender mobil dipotong dan dilebarkan sejauh 20 milimeter, agar velg bisa masuk manis dan enak dipandang mata.

Akhirnya, hanya selera dan keinginan yang bisa menentukan untuk menampilkan yang terbaik.


Sumber: speedhunters.com