Waspada Terhadap Angin

Mengenal angin yang bisa mempengaruhi keselamatan

News Update

Waspada Terhadap Angin
Waspada Terhadap Angin

Liburan panjang seperti minggu ini merupakan waktu yang cocok untuk melakukan perjalanan luar kota. Lalu lintas cenderung padat mengharuskan pengemudi memiliki fisik prima. Tetapi ada hal lain yang menjadi kebiasaan pengemudi setelah menemui jalanan padat dan kemudian melihat jalan di depan kosong. Kebiasaan itu adalah menekan pedal gas sedalam mungkin.

Perilaku ini tentu salah dan sangat tidak direkomendasikan. Selain berbahaya bagi keselamatan, ada bahaya lain yang kerap dilupakan. Bahaya tersebut adalah tidak mengantisipasi angina, utamanya saat berkendara di jalan tol.

Pabrikan memang sudah mempertimbangkan tingkat aerodinamis mobil dengan akurat. Tapi harus diingat, antara jenis mobil satu dengan lainnya memiliki perbedaan dalam aerodinamis. Sedan pasti memiliki aerodinamis lebih baik dibandingkan MPV atau SUV.

Untuk Kendaraan jenis MPV mempunyai body yang lebih tinggi dibandingkan jenis sedan, akan lebih mudah di pengaruhi oleh terpaan angin (crosswind) terutama saat kecepatan di atas 80 km/jam. Pada kondisi normal, body mobil sudah tertahan oleh angin dari depan sehingga akan mempengaruhi laju kendaraan, ditambah lagi dengan kondisi cuaca yang kita rasakan belakangan ini terjadi yaitu angin kencang, hal ini sangat berpengaruh terhadap laju kendaraan.

Ada lagi angin yang bisa mengganggu yaitu angin dari arah samping. Angin yang datang dari arah depan akan berakibat laju kendaraan tertahan, namun angin yang datang dari sisi samping dapat mengakibatkan mobil berpindah jalur atau bergeser. Kondisi seperti ini lebih dapat dirasakan lagi saat berkendara di jalan terbuka dengan posisi ketinggian yang di atas rata-rata jalan biasa, seperti misalnya di jalan tol.

Jika mengalami hal seperti ini tiba-tiba, jangan panik, segeralah lepas gas dan turunkan kecepatan kendaraan secara bertahap sampai steer dapat dikendalikan dengan normal. Di sisi lain steer juga harus dikendalikan dengan baik agar kendaraan tetap pada jalurnya sehingga tidak menimbulkan resiko yang tidak diinginkan.