Wanita, Ikuti 5 Trik Ini Agar Tidak Celaka

Inilah beberapa tips safety driving yang bisa diaplikasi dalam berkendara, khusunya untuk wanita.

News Update

Wanita, Ikuti 5 Trik Ini Agar Tidak Celaka
Wanita, Ikuti 5 Trik Ini Agar Tidak Celaka

Seringkali pengemudi wanita lebih rentan terhadap terhadap kecelakaan dibandingkan pengemudi pria. Padahal, risiko kecelakaan bisa diminimalisir lewat peningkatan kesadaran akan rambu lalu lintas, persiapan sebelum berkendara dengan mengecek kondisi mobil dan posisi berkendara, serta pemahaman berkendara yang baik dan benar. Dan ada beberapa tips safety driving yang bisa diaplikasi dalam berkendara untuk wanita.

1. Gunakan Pakaian Sederhana Tapi Aman
Fashion memang penting untuk wanita, namun ketika berkendara, terkadang bisa mengganggu. Misalnya adalah sepatu, dimana sepatu berjenis High Heels tidak sesuai jika digunakan saat berkendara.
Mengemudi dengan sepatu high heels cukup membahayakan. Ini membuat feel berkendara semakin minim. Solusinya menggunakan sepatu driving yang memiliki tapak rata, sehingga membuat feel pada kaki lebih baik saat menginjak pedal mobil.
Pemilihan pakaian juga penting bagi wanita saat berkendara, sebaiknya hindari penggunaan pakaian yang memiliki aksesori berlebih, atau pakaian yang menyulitkan pergerakan tangan dan kaki.

2. Manfaatkan Tempat Penyimpanan Mobil
Untuk penyimpanan barang bawaan wanita seringkali menyimpan di dekat jangkauan, padahal seharusnya barang bawaan wanita disimpan di koridor atau area penyimpanan barang yang disesuaikan. Karena jika main asal simpan barang, saat pengereman membuat barang semua terlempar kedepan dan mengakibatkan gagal braking dan membahayakan wanita serta penumpang lain.

3. Hindari Multitasking
Seringkali pengemudi wanita masih dengan mudah dan santai melakukan kegiatan multitasking. Padahal membagi konsentrasi ketika mengemudi meningkatkan risiko insiden saat berada di jalanan. Agar tetap aman, saat berkendara diharuskan hanya untuk mengemudi, dan baru melakukan kegiatan lain seperti make-up atau menelepon saat mobil berhenti.

4. Tetap Tenang
Berkendara dengan tenang dan defensif sejatinya jauh lebih penting ketimbang berkendara secara safety. Pasalnya, wanita itu sangat mudah panikan, dan saat panik bisa dipastikan semua ilmu berkendara yang dipahami akan buyar seketika. Intinya saat berkendara adalah menjaga perasaan agar tetap tenang, karena akan meminimalisir kesalahan saat berkendara.

5. Antisipasi Insiden
Misalkan Anda dalam kondisi terburuk, yaitu mobil tidak bisa berhenti dan berpotensi insiden, pastikan menabrak dalam kondisi frontal lurus ketimbang membuang mobil ke arah sisi lain. Selain membuang mobil ke arah lain membuat risiko tidak bisa diprediksi, kemungkinan insiden lebih parah seperti mobil terguling pun lebih tinggi. Karena saat mengalami insiden frontal, impact tabrakan yang diserap bodi dan sasis lebih luas bidangnya ketimbang saat menabrak setengah atau tabrakan samping.