Safety Untuk Buah Hati

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat berkendara agar buah hati tetap aman dan nyaman

News Update

Safety Untuk Buah Hati
Safety Untuk Buah Hati

Berkendara dengan mobil bersama buah hati adalah kegiatan rutin yang sering dilakukan oleh orang tua. Baik sekadar antar-jemput anak ke sekolah atau berpergian untuk liburan adalah kegiatan yang biasa terjadi. Walau rutin, bukan perkara mudah ketika berkendara bersama anak, utamanya buah hati balita.

Lalu, bagaimanakah berkendara yang aman dan nyaman bersama buah hati? Ini caranya...

1. Gunakan sabuk pengaman
Khusus untuk yang memiliki balita, sangat direkomendasikan untuk memiliki Baby car seat. Pemasangan kursi bayi ini harus digunakan seperti petunjuknya, yaitu menghadapkan kursi ke bagian belakang mobiL. Tujuannya tidak lain untuk melindungi anak dari cedera kepala, leher, dan tulang belakang jika terjadi kecelakaan.
Kalau buah hati telah memiliki berat badan di atas 18 kg dengan tinggi 145 cm, maka gunakan booster seat. Booster harus ditempatkan di jok belakang bagian tengah. Jangan lupa gunakan buah hati sabuk keselamatan. Pun begitu jika anak berusia di atas 8 tahun. Mulai ajarkan ununtuk Perhatikan, ya, Bunda! Pertama, jika si kecil memiliki berat badan di atas 18 kg dengan tinggi 145 cm, maka sebaiknya gunakanlah booster seat yang diletakkan di jok bagian tengah atau belakang. Terakhir, jika si buah hati berusia di atas 8 tahun, maka mulai ajari dia untuk menggunakan sabuk keselamatan.

2. Posisi sabuk pengaman
Nah, bagi Anda yang memiliki buah hati berusia di atas 8 tahun, ada baiknya untuk mulai mengajari ia menggunakan sabuk pengaman dengan tepat. Ajari untuk selalu memastikan bahwa tali bagian atas sabuk pengaman haruslah berada di tulang selangka bahu dan melewati bagian tengah dadanya, sedangkan bagian bawah harus berada di sekitar tulang panggulnya.

3. Biasakan duduk di jok belakang
Adanya fitur keselamatan seperti aibag menjadi nilai plus pada sebuah mobil. Tapi tahukah Anda kalau balon udara saat mengembang berpotensi menimbulkan cidera cukup parah bagi buah hati. Oleh sebab itu, sebaiknya anak baik di bawah atau di atas 5 tahun ditempatkan pada jok bagian belakang.

4. Child Locks
Inilah fitur yang ada hampir di setiap mobil tetapi jarang digunakan oleh pemilik mobil. Child locks terdapat dipintu dan ketika berada pada posisi 'on', maka buah hati tidak dapat membuka pintu dari bagian dalam. Memanfaatkan fitur ini meminimalisir rasa kuatir atau mengeluarkan tangannya dari jendela kendaraan.

5. Bawalah snack dan mainan
Menurut penelitian, anak kecil akan mudah stres jika berada di tempat yang sama terus menerus tanpa melakukan apa-apa. Oleh karena itu, sediakanlah mainan atau kudapan favorit anak. Agar ia lebih anteng,  Anda juga bisa memutar film kartun kesukaannya.

Selamat mencoba...