Mitsubishi Pecah Menjadi Dua

Akhir Maret 2017, Mitsubishi mengumumkan perubahan struktur bisnis

News Update

Mitsubishi Pecah Menjadi Dua
Mitsubishi Pecah Menjadi Dua

Akhir tahun lalu, PT. Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) selaku distributor resmi kendaraan bermotor Mitsubishi di Indonesia untuk merk Mitsubishi Motors Corporation (MMC) dan Mitsubishi Fuso Truck and Bus Corporation (MFTBC), sempat mengumumkan akan adanya pemisahan nama perusahaan antara kendaraan penumpang dan komersial Mitsubishi. Pada akhir Maret 2017, akhirnya Mitsubishi mengumumkan perubahan struktur bisnis yang terjadi.

Bisnis manufaktur dan distribusi Commercial Vehicle (CV) dengan merek MFTBC akan tetap dikelola oleh PT. Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB). Bisnis distribusi Passenger Car (PC) & Light Commercial Vehicle (LCV) dengan merek MMC akan dialihkan ke perusahaan baru, yaitu PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales di Indonesia (MMKSI). Bisnis manufaktur untuk PC & LCV, akan dikelola olehPT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI).

Perubahan struktur bisnis ini berpengaruh kepada pemimpin. Bila sebelumnya Presiden Direktur KTB dipimpin satu orang untuk memimpin mobil penumpang dan komersial, maka kini masing-masing perusahaan akan memiliki presiden direktur.

MMKSI akan dipimpin oleh Kyoya Kondo mulai 1 April 2017. Kyoya Kondo memiliki karir yang banyak dihabiskan di bagian marketing dan sales di bisnis otomotif. Ia pernah bertugas di beberapa negara dan mendukung operasional di Thailand, Malaysia dan Filipina selama 20 tahun.  Sebelum penugasannya ke Indonesia, beliau menjabat sebagai General Managerof Motor Vehicle, ASEAN & South West Asia Department, Motor Vehicle Business Division, Mitsubishi Corporation, Tokyo.

Sementara yang menjadi komandan PT KTB adalah Atsushi Kurita yang sebelumnya menjabat sebagai Divisi Strategy Planning KTB selama lebih dari empat tahun.  Atsushi Kurita memulai karir di Mitsubishi Corporation sejak tahun 1994  dan menjabat sebagai Deputy General Manager of Motor Vehicles (ASEAN & South West Asia Unit) yang bertempat di Tokyo, sebelum ditugaskan ke Indonesia.

Dalam keterangan pers Mitsubishi menyatakan bahwa perubahan struktur ini diyakini dapat semakin mengembangkan bisnis Mitsubishi di Indonesia sekaligus menjadikan merk dengan logo tiga berlian ini sebagai merk nomor satu di Indonesia.