Mau Beli Mobil Baru? Perhatikan Asuransinya

Jangan sampai justru menjerumuskan Anda dikemudian hari

News Update

Mau Beli Mobil Baru? Perhatikan Asuransinya
Mau Beli Mobil Baru? Perhatikan Asuransinya

Pilihan mobil baru saat Indonesia International Motor Show (IIMS) 2017 akan sangat beragam. Hampir semua APM bersiap dengan mobil andalannya masing-masing. Jelas yang diuntungkan adalah pihak konsumen. Namun, beli mobil baru tidak lepas dari soal lembaga pembiayaan kredit dan juga asuransi. Khusus untuk asuransi, ada beberapa hal yang harus benar-benar diperhatikan agar Anda tidak merasa ‘terjerumus’ di kemudian hari.

Bagi yang membeli mobil baru dengan cara kredit, secara otomatis akan mendapatkan perlindungan asuransi. Tapi dengan begitu justru Anda harus lebih teliti. Perhatikan lebih detail, perusahaan apa yang mengasuransikan mobil Anda? Selanjutnya, perhatikan jenis perlindungannya? Komprehensif atau Total Loss Only (TLO)? Hal ini juga berlaku bagi yang membeli mobil baru secara tunai dan ingin mengasuransikan kendaraannya.

Dalam dunia asuransi mobil, terdapat dua jenis perlindungan. Yakni Komprehensif dan TLO. Komprehensif adalah bentuk asuransi yang mengganti ragam jenis kerugian yang dialami tertanggung sesuai dengan polis seperti terserempet motor, kaca spion di congkel dan lain-lain. Sedangkan TLO adalah bentuk asuransi yang mengganti kerugian tertanggung atas kehilangan atau bila mobil mengalami kerusakan lebih dari 70% (kondisi mobil tinggal 30%).

Selain dua jenis perlindungan di atas, ada juga perlindungan perluasan. Seperti jaminan ganti rugi pihak ke tiga. Untuk perlindungan ini, bila mengalami kecelakaan, maka pihak ke tiga atau mobil yang Anda tabrak bisa ditanggung pihak asuransi. Selanjutnya Personal Accident (PA) adalah perlindungan yang diberikan pada pengemudi dan penumpang bila terjadi kecelakaan. Lalu ada juga perlindungan terhadap banjir dan angin topan, gempa bumi, tsunami dan gunung meletus. Kemudian yang terakhir, perlindungan terhadap kerusuhan dan pemogokan.

Tak kalah penting adalah mengetahui lokasi bengkel yang menjadi rekanan asuransi. Sebaiknya lakukan survei untuk mengetahui dimana lokasi bengkel yang dekat dengan rumah atau tempat Anda beraktifitas untuk memudahkan saat ingin melakukan klaim. Jangan pula lupa untuk mengetahui berapa proses klaim bisa dilaksanakan.

Sebaiknya pelajari dengan seksama sebelum Anda mengajukan polis. Agar nantinya Anda tidak merasa bahwa perusahaan asuransi terkesan mengelak padahal semuanya sudah tertera lengkap dalam polis yang ditanda-tangani bersama.