Ini Alasan Mitsubishi Lebih Memilih FCM Dibandingkan Auto Tailgate

FCM adalah fitur yang sanggup mencegah terjadi tabrakan dengan kendaraan di depan

News Update

Ini Alasan Mitsubishi Lebih Memilih FCM Dibandingkan Auto Tailgate
Ini Alasan Mitsubishi Lebih Memilih FCM Dibandingkan Auto Tailgate

Pajero Sport Dakar 4x2 Ultimate adalah keluarga terbaru Pajero Sport yang resmi meluncur pada Indonesia International Motor Show (IIMS) 2017. Dengan harga Rp 549 juta, tipe yang diproduksi di pabrik baru Mitsubishi di Delta Mas, Cikarang ini memiliki fitur keselamatan terkomplit diantara tipe lainnya.


Salah satunya adalah Forward Collision Mitigation System (FCM). Menurut Guntur Harling, Head of Product Planning PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), fitur ini memiliki fungsi untuk mencegah terjadinya tabrakan dengan kendaraan di depan yang terdeteksi oleh radar.


Fitur ini bekerja berdasarkan sensor yang terdapat di balik logo Mitsubishi di bagian tengah gril. Sensor secara otomatis akan membaca jarak dengan mobil atau kendaraan di depan dan bila sensor menduga pengemudi tidak melakukan deselerasi saat jarak antar mobil sudah dekat, maka sensor dengan sigap memberikan sinyal kepada modul untuk mengurangi kecepatan atau bahkan berhenti untuk mencegah tabrakan.


Untuk lalu lintas semrawut seperti Jakarta, khususnya sepeda motor yang sering memotong lajur, fungsi FCM ternyata bisa dinonaktifkan bila dirasa mengganggu pengemudi. Bahkan, menurut Boediarto, Head of Technical Service MMKSI, jarak sensor bisa diatur secara manual. “Sensor bisa diatur jaraknya. Mau dekat (close), sedang (medium) atau jauh (far),”ujar pria yang menguji seluruh fitur terbaru di Pajero Sport Dakar 4x2 Ultimate ini.


Boedi kembali memberikan saran agar FCM sebaiknya terus diaktifkan, khususnya untuk mengantisipasi kondisi kendaraan saat di jalan raya. “Kita sering temui mobil yang lampu remnya mati. Adanya FCM sangat membantu untuk kondisi seperti ini. Utamanya bagi pengemudi yang kondisi fisiknya sedang tidak prima dan bisa lengah ketika berkendara,”tuturnya.


Pajero Sport Dakar 4x2 Ultimate tidak hanya dilengkapi FCM, ada juga Blind Spot Warning (BSW), Ultrasonic Misacceleration Mitigation System (UMS), Adaptive Cruise Control dan lainnya. Tapi, SUV berbahan bakar diesel ini tidak memiliki Electric Tailgate  seperti yang dimiliki kompetitornya, All New Toyota Fortuner.


Untuk hal ini, Guntur Harling memberikan jawabannya. “Kami juga mempertimbangkan hadirnya Electric Tailgate. Tapi kemudian kami memutuskan untuk lebih mendahulukan FCM karena fungsinya lebih ke keselamatan. Apalagi harga Pajero Sport Dakar 4x2 adalah tipe tertinggi dikelasnya,”jelas Guntur di hadapan media.