Ingin Ban Mobil Awet? Lakukan 4 Langkah Ini

Ban memiliki fungsi dan tugas yang krusial pada kendaraan. Karena dari semua perangkat yang ada di mobil, ban menjadi satu-satunya komponen yang menempel ke permukaan aspal.

News Update

Ingin Ban Mobil Awet? Lakukan 4 Langkah Ini
Ingin Ban Mobil Awet? Lakukan 4 Langkah Ini

Ban memiliki fungsi dan tugas yang krusial pada kendaraan. Karena dari semua perangkat yang ada di mobil, ban menjadi satu-satunya komponen yang menempel ke permukaan aspal. Kehadirannya juga menentukan apakah mobil bisa berjalan dengan baik atau tidak. Bahkan, banyak kasus kecelakaan yang terjadi akibat kesalahan dalam merawat ban.

Salah satu langkah paling sederhana adalah menjaga tekanan angin pada ban. Banyak orang yang kurang peduli terhadap tekanan angin, meski terbilang simple, namun bisa berakibat fatal. Karet bundar seharusnya memang dibutuhkan perawatan, agar tetap layak digunakan. Berikut lima langkah mudah untuk merwat ban mobil.

  1. Periksa Tekanan Angin. Lakukan pemeriksaan tekanan angin sesuai rekomendasi pabrikan mobil. Setidaknya lakukan pemeriksaan minimal 2 minggu sekali. Pemeriksaan sebaiknya dilakukan dalam keadaan suhu ban dingin agar akurasinya tetap terjaga. Bila kendaraan tidak digunakan dalam jangka waktu yang lama, pastikan tekanan angin ditambah hingga sampai 44 Psi atau 3.0 Kg/cm2. Hal ini untuk menghindari ‘flat spot’ atau ada salah satu bagian ban yang melengkung akibat menahan beban setempat.
  2. Cek Kondisi Ban. Periksa keadaan atau kondisi ban, baik bagian telapak ban maupun samping ban. Apakah ada bagian yang sobek atau terluka. Kalau ada, pastikan sobekan tersebut tidak sampai kepada lapisan benang ban (cord). Karena kalau sudah begitu, maka ban harus segera diganti.
  3. Singkirkan Batu. Batu yang menempel di antara groove harus di bersihkan secara berkala. Batu-batu kecil tersebut akan melukai karet telapak ban yang lama-kelamaan akan melukai lapisan dasar ban (belted) yang berupa anyaman kawat. Kalau dibiarkan, akan terjadi korosi dan ban menjadi mudah pecah.
  4. Rutin Balancing & Spooring. ek kondisi keausan ban, apakah merata atau hanya sebagian. Kalau tidak rata, silakan memeriksa keseimbangan ban (balancing) dan keselarasan roda (spooring). Hal ini sebaiknya dilakukan setiap 10 ribu km. Atau cara mudahnya, lakukan rotasi ban setiap 5 ribu km, dengan pola roda depan ke belakang dan sebaliknya.