Beretika Saat Anda Terlibat Kecelakaan Lalu Lintas

Kendati tidak ada yang menginginkan terlibat dalam sebuah kecelakaan lalu lintas, namun ada baiknya IIMS lovers selalu siap diri, terutama secara psikologis.

News Update

Beretika Saat Anda Terlibat Kecelakaan Lalu Lintas
Beretika Saat Anda Terlibat Kecelakaan Lalu Lintas

Banyak dari pengendara yang panik apabila terlibat kecelakaan lalu lintas, bagaimana sebenarnya tindakan yang harus dilakukan apabila terlibat dalam situasi kecelakaan.

Ada beberapa pedoman yang harus dilakukan bagi seorang individu apabila terlibat dalam situasi kecelakaan lalu lintas, maka tindakan-tindakan yang seyogyanya patut dikerjakan demi terciptanya KAMSELTIBCAR LANTAS (Keamanan, keselamatan, ketertiban & kelancaran lalu lintas) adalah sebagai berikut:

Menguasai keadaan atau sikap bila akibat yang diderita tidak terlalu parah atau masih cukup sadar, maka sikap yang diambil adalah :

“Hindari kepanikan atau emosi dan bersikap tenang dan waspada, sebab panik atau emosi justru akan memperburuk keadaan,” tegas Jusri Pulubuhu, pendiri dan instruktur Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) saat dihubungi Dapurpacu.

Hindari menyalahkan orang lain. Setelah terjadi kecelakaan sering kali terjadi di mana salah satu pihak ingin benar sendiri, sikap demikian tidak benar malah mempersulit pemeriksaan atau penyidikan Petugas.

Jangan melarikan diri, sekalipun dalam kecelakaan itu terdapat korban jiwa, apakah merasa bersalah dan lain alasan. Karena selain perbuatan ini dinilai pengecut atau tidak bertanggung jawab juga akan mengakibatkan memperberat diri sendiri dalam hukuman yang sebenarnya tidak perlu dikenakan kepadanya.

“Seandainya terpaksa harus melarikan diri karena keadaan (menghindari pengeroyokan), maka tempat berlindung yang paling aman adalah Kantor Pejabat Keamanan terdekat atau Kantor Polisi,” tambah Jusri.

Mengamankan tempat kejadian merupakan langkah yang sangat baik dalam usaha pengusutan dan penentuan kondisi yang sebenarnya dari kejadian tersebut, misalnya: mematikan mesin kendaraan dan menimbun dengan pasir tumpahan bahan bakar yang ada.