7 Istilah Pelek Yang Harus Diketahui

Agar tak salah kaprah, berikut beberapa istilah yang kerap ditemui pada pelek.

News Update

7 Istilah Pelek Yang Harus Diketahui
7 Istilah Pelek Yang Harus Diketahui

Pengetahuan mendasar seputar pelek, bisa Anda pahami dan kenali sebelum melakukan penggantian. Ya, mengganti pelek memang jadi resep awal paling jitu untuk mendongkrak tampilan seketika. Bahkan pada beberapa workshop spesialis, poin tersebut diletakkan sebagai prioritas utama dalam proses modifikasi. Agar tak salah kaprah, berikut beberapa istilah yang kerap ditemui pada pelek.

Rim Marking
Rim marking biasanya berbentuk penulisan seperti ini 15x7J ET 38. Artinya pelek tersebut berukuran 15 inci dan dengan lebar 7 inci. Huruf J digambarkan sebagai bentuk tekukan bibir luar pelek, yang menyerupai huruf yang bersangkutan tadi. Sedangkan ET adalah kepanjangan dari Einpress Tief bisa diartikan offset atau besaran tekukan penampang tengah pelek ke luar atau pun ke dalam. Pengukuran angka 38 ini dalam satuan mm.

Center Bore
Center bore adalah lingkaran di tengah-tengah lubang baut pada pelek. Berfungsi untuk menahan pelek supaya tetap berada pada pusat roda. Sering juga disebut center hole.

Bolt Patern
Bolt patern, merupakan jarak lubang baut yang terdapat pada pelek.

PCD
PCD (Pitch Circle Diameter) yaitu diameter pola lingkaran posisi baut, dalam satuan milimeter. Misalnya kode 4/114,3 merupakan kode untuk menunjukkan jumlah baut yaitu 4 buah lubang baut dan 114,3 merupakan jarak antar lubang baut.

Offset
Merupakan ukuran seberapa besar tekukan penampang atau permukaan ditengah pelek bagian dalam yang keluar ataupun yang ke dalam. Semakin kecil offset, maka penampang di dalamnya pun semakin tebal. Begitupun sebaliknya.

Material
Ada dua perbedaaan mendasar material pelek. Metode pertama adalah casting. Terbuat dari metal cair tuang yang dimasukkan ke dalam cetakan pelek. Sayangnya memberi peluang bagi udara ‘menyelundup’, dalam bentuk balon sekecil partikel mikroskopis.

Model kedua forging tak punya banyak masalah. Terbuat dari metal yang sangat solid, sehingga tiada gelembung udara di dalamnya. Maka lebih kuat dibanding cast wheel. Selain itu karena ditempa, maka bisa dibikin ‘tipis’ untuk mengurangi berat namun sangat kuat konstruksinya.

Konstruksi
Selanjutnya desain konstruksi. Pelek forged punya desain 1 piece (monoblok) serta desain multipiece. 1 piece maksudnya mesin pencetak khusus mencetak jadi sebuah pelek sangat solid serta kualitas teratas soal kekuatan. Namun harganya menjadi mahal karena pembuatan cetakannya cukup rumit dengan proses cukup lama.

Kemudian ditawarkan pula desain multipiece, dikenal juga dengan 2-piece dan 3-piece. Desain 2-piece, dapat dipisah antara center rim dan lingkaran peleknya, sedangkan 3-piece, dapat dipisah antara inner rim, outer rim serta center rim-nya.