7 Cara Parkir Aman

Ada beberapa tips yang harus diperhatikan ketika memarkir mobil

News Update

7 Cara Parkir Aman
7 Cara Parkir Aman

Setiap kendaraan memiliki resiko untuk berbenturan dengan kendaraan lain. Bukan hanya ketika kendaraan sedang bergerak, tetapi saat berada di lahan parkir pun, kendaraan baik mobil atau motor memiliki potensi berbenturan dan dapat menyebabkan bodi tergores atau bahkan penyok. Tidak sedikit juga kasus benturan yang menyebabkan pecahnya mika lampu.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, khususnya saat hendak melakukan parkir, ada beberapa tips yang bisa dilakukan oleh pengendara mobil. Apa saja tips memarkir mobil yang bisa dilakukan?

1.   Tanda Batas Parkir

Umumnya baik di mall atau area parkir lainnya, mobil diharuskan parkir dengan bagian depan menghadap jalan utama. Oleh karena itu, pengemudi harus melakukan parkir mundur. Pengelola parkir yang baik akan menyediakan sarana untuk memudahkan pengemudi saat melakukan prosesi ini. Umumnya, tersedia garis parkir dengan warna putih atau kuning sebagai garis pemandu.

Pengemudi dapat menempatkan mobil diantara garis pemandu atau berada di tengah-tengah. Hal ini berguna untuk memudahkan aktifitas keluar-masuk mobil, sekaligus menjaga jarak aman antar mobil di bagian kiri atau kanan.


2.   Pilih Area Parkir

Jika memungkinkan, pilih lokasi parkir yang tidak berdekatan dengan lalu lintas pejalan kaki. Sering tidak disadari, barang bawaan pejalanan kaki menyentuh bodi mobil dan berpotensi meninggalkan ‘luka’ yang susah dihilangkan. Atau jika berada di area parkir terbuka, untuk memberikan kenyamanan dan meminimalisir mobil terkena paparan sinar matahari, pilih area parkir yang teduh.


3.   Perhatikan Jarak

Memberikan jarak parkir antar mobil sangat penting. Kita tidak akan pernah bisa memperkirakan bagaimana perilaku pengendara lainnya saat keluar-masuk mobil. Kalau mereka berhati-hati, saat membuka pintu pasti dilakukan dengan pelan dan menghindari pintu mobilnya terkena bodi mobil kita. Oleh sebab itu, menjaga jarak parkir sangat dianjurkan untuk menghindari baret di bodi mobil.


4.   Pembatas Beton

Sesuai dengan peraturan, setiap lahan parkir harus menyediakan pembatas beton sebagai penanda batas parkir. Perhatikan ketinggian pembatas beton ini. Hindari pembatas beton menyentuh atau bahkan merusak komponen yang berada di kolong mobil. Poin ini sangat penting, utamanya bagi mobil yang memiliki ground clearance rendah.


5.   Lipat Spion

Spion tanpa disadari adalah perangkat luar mobil yang sering rusak karena tidak sengaja tersenggol. Bahkan sering juga kita mendengar spion patah saat mobil sedang parkir. Biaya perbaikan spion pun tidak murah. Untuk menghindari kasus seperti ini, sebaiknya lipat spion saat meninggalkan mobil di area parkir.


6.   Periksa Sekeliling

Setelah melakukan parkir dan saat keluar dari mobil, tak ada salahnya untuk melihat bagian sekitar mobil. Hal ini berguna untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan seperti adanya paku atau material lain yang bisa membuat bodi mobil luka. Ketika hendak masuk ke mobil, akan lebih baik lagi untuk kembali mengitari mobil untuk melihat apakah ada binatang yang berada di sekitar mobil atau malah, binatang tersebut ada di bagian kolong mobil.


7.   Keamanan

Pastikan tidak ada penghalang di bagian kiri-kanan dan depan-belakang mobil saat kita akan bergerak. Jika terdapat pengalang seperti cone, singkirkan terlebih dahulu atau minta petugas untuk memindahkan penghalang tersebut.