Mitsubishi i-MiEV Akan Disuntik Mati, Ada Suksesor?

Mitsubishi i-MiEV Akan Disuntik Mati, Ada Suksesor?

Shared by Autonetmagz.com for IIMS

AutonetMagz.com – Masih jelas di ingatan kami sekitar 1 dekade yang lalu Mitsubishi memperkenalkan Mitsubishi i-MiEV sebagai mobil listrik masa depan. Dan jujur saja, kala itu sosok Mitsubishi i-MiEV tergolong keren dengan bentuk yang futuristis dan ukuran body yang kompak. Sayangnya, setelah sedekade lebih dipasarkan, peminat Mitsubishi i-MiEV terus menurun. Dan kondisi ini membuat pihak Mitsubishi harus mengambil langkah berat untuk menyuntik mati mobil ini.

Dikutip dari Asia Nikkei, pihak Mitsubishi yang diwakili salah seorang eksekutifnya menyebutkan bahwa pihaknya tidak memiliki cukup dana dan juga SDM untuk terus berinvestasi dalam pengembangan mobil listrik, termasuk Mitsubishi i-MiEV. Jadi, per tahun ini, Mitsubishi i-MiEV telah resmi berusia 11 tahun, dan jelas sudah saatnya pihak Mitsubishi untuk memperbaharui mobil ini. Ada beberapa faktor yang membuat mobil ini sudah tidak relevan lagi, seperti penjualan yang terus menurun dan kenyataan bahwa jarak tempuh maksimalnya hanya 155 hingga 160 kilometer. Angka tersebut jelas jauh dibandingkan dengan saudara sealiansinya seperti Nissan Leaf dan Renault Zoe.

Padahal, sejauh ini Mitsubishi i-MiEV sudah sempat mencicipi lebih dari 50 pasar di seluruh dunia, termasuk di Eropa dan Amerika Serikat. Selama dipasarkan, Mitsubishi i-MiEV ternyata hanya mampu mencatatkan penjualan global di angka 32 ribu unit saja, angka yang sangat minim jikalau dibandingkan dengan penjualan Nissan Leaf. Mitsubishi juga kini tidak akan terlalu menaruh perhatian penuh pada segmen EV, karena aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi telah menegaskan bahwa peran Mitsubishi adalah di sektor PHEV dan pengembangannya. Sehingga, tak terlalu mengejutkan kalau produk terbaru dari Mitsubishi yang akan dirilis adalah Mitsubishi Eclipse Cross PHEV.

Lantas, apakah Mitsubishi i-MiEV akan dibiarkan saja menghilang tanpa suksesor? Eits, tentu tidak. Walaupun penjualan mobil ini loyo, namun segmen mobil kompak bertenaga listrik tetap menjanjikan. Mitsubishi masih akan memiliki produk di segmen yang ditinggal Mitsubishi i-MiEV, namun kini mereka akan bekerja sama dengan Nissan. Besar kemungkinan produk yang dikerjakan bersama dengan Nissan adalah versi produksi berlogo Mitsubishi dari Nissan IMk Concept. FYI, Nissan IMk Concept adalah sebuah kei car listrik yang akan segera diperkenalkan versi produksinya oleh Nissan. Dan tentunya tak susah untuk di-rebadge ke logo 3 berlian kan?

Jadi, bagaimana menurut kalian? Sayounara Mitsubishi i-MiEV.

Original Article