McLaren GT : Not Your Garage Queen, Drive It to Golf Course

McLaren GT : Not Your Garage Queen, Drive It to Golf Course

Shared by Thegaspol.com for IIMS

Bukan seberapa cepat sebuah supercar bisa melesat, tapi seberapa sering supercar bisa digunakan. Jawaban itu ada di McLaren GT terbaru, sebuah supercar yang bisa dibesut sesering mungkin dan bukan hanya sebuah garage queen.

Sejatinya McLaren GT tetap sebuah supercar. Tenaga 620 dk dari mesin V8 4.000 cc dengan pasangan Turbocharger ganda, sontak membuat McLaren GT layak disebut sebagai sebuah mobil super. Memang dia bukanlah termasuk golongan hypercar seperti McLaren Senna, namun bisa disejajarkan dengan super series McLaren lainnya seperti 520 dan 720.

Lantas mengapa McLaren GT terbaru ini TheGaspol sebut dapat digunakan sebagai besutan harian? Pertama adalah titel GT atau Grand Tourer yang menjadi identitas mobil eksotik ini. Yes, Grand Touring memang melambangkan sebuah mobil yang punya tenaga besar namun memiliki kemampuan untuk dibesut sejauh mungkin dan memberikan kenyamanan bagi pembesutnya.

Lajunya memang cepat, dari diam hingga mencapai kecepatan 100 km/jam hanya hitungan tidak sampai lewat 3 detik, tapi punya kapasitas angkut hingga 420 liter. Untuk sebuah supercar landai aerodinamis dengan mesin tengah, daya angkut tersebut termasuk luar biasa.

Di bagasi belakang, tepatnya diatas mesin, TheGaspol membayangkan dua buah clubs set atau dua perangkat tas golf lengkap dengan seluruh nomenkaltur stiknya bisa diletakkan di tempat tersebut. Nyatanya demikian, tempat tersebut memang muat untuk menaruh dua tas golf besar dan pintu kaca bagasi dapat menutup sempurna.

Di bagasi depan, dekat dengan tanki bahan bakar, masih menyisakan ruang untuk dua buah travel bag atau bahkan menumpuk dua buah koper ukuran kabin pesawat saat berpergian. Mengingat McLaren tidak memiliki lini SUV, maka McLaren GT merupakan jawaban singkat bagi konsumen McLaren yang ingin melakukan perjalanan jauh atau touring lintas kota, bahkan lintas negara sambil menikmati lapangan hijau 18 lubang diwaktu senggang.

Dikelasnya, konsumen the have atau ‘orang berada’ memang punya pilihan lain untuk GT Supercar. Ada Aston Martin DB11, ada lagi Bentley Continental GT. Namun Aston Martin punya bobot 1,7 ton, sementara Bentley paling berat dengan 2,1 ton, tapi McLaren merupakan yang teringan dikelasnya dengan 1,5 ton saja.

Berat kendaraan memiliki banyak pengaruh terhadap pengendalian. Dengan distribusi merata sebanyak 1,5 ton, pengendalian McLaren GT disebut oleh para reviewer diluar sana sangat presisi dan mudah dikendalikan meski dikecepatan tinggi. Pergerakan setirnya terasa responsif mengikuti keinginan pengemudi saat bermanuver.

Tenaga 620 dk dengan bobot ‘hanya’ 1,5 ton, TheGaspol membayangkan betapa mudahnya mengendalikan McLaren GT untuk meraih tenaga puncaknya di jalan bebas hambatan bersama orang terkasih sambil menikmati lantunan vocal indah Shania Twain.

Di Singapura, kolega kami di McLaren Eurocars setempat menyebutkan bahwa supercar GT ini dibanderol mulai dari SGD 859.000 atau setara Rp 9,3 miliar. Negara itu memang punya pemberlakuan pajak yang sangat besar untuk sebuah mobil memang. Tapi untuk seorang kaum berada, itu hanyalah sepertiganya menebus sebuah yacht mewah yang kerap terparkir di Marina Bay.

Original Article