Marak Demonstrasi, Perlukah Sepeda Motor Diasuransikan?

Marak Demonstrasi, Perlukah Sepeda Motor Diasuransikan?

Shared by Naikmotor.com for IIMS

NaikMotor – Maraknya aksi unjuk rasa akhir-akhir ini membuat para pemilik sepeda motor merasa was-was jika terjebak dalam chaos. Perlukah sepeda motor diasuransikan agar tidak cemas?

Aksi demonstrasi kerap terjadi beberapa minggu ini di berbagai kota, jelas hal tersebut membuat para pemilik kendaraan menjadi khawatir apabila terjadi kerusuhan yang bisa mengakibatkan perusakan pada kendaraan dan fasilitas umum. Untuk perlindungan terhadap risiko itu, langkahnya sepeda motor diasuransikan.

Proteksi, adalah benefit yang ditawarkan oleh setiap perusahaan asuransi kendaraan. Jenis asuransi pada kendaraan sendiri ada dua macam, Total Loss Only (TLO) dan All Risk. Cakupan keduanya jelas berbeda, asuransi TLO hanya akan menjamin kerusakan dengan kondisi lebih dari 75 persen akibat kecelakaan, selain itu juga menjamin kehilangan total karena pencurian.

Sedangan asuransi All Risk atau Comprehensive cakupan proteksinya adalah atas kerugian sebagian atau keseluruhan motor akibat kejatuhan benda, kebakaran, perbuatan jahat, pencurian, perampasan, tabrakan, benturan atau kecelakaan lalu lintas lainnya.

“Asuransi kendaraan yang kami tawarkan ada dua macam, TLO dan Comprehensive. Cakupannya kalo TLO akan kita ganti jika motor tersebut dicuri, atau kecelakaan yang mengakibatkan kerusakannya lebih dari 75%. Sedangkan Comprehensive cakupannya lebih luas, yaitu akan menjamin kerusakan akibat kecelakaan, kebakaran, perbuatan jahat, pencurian, benturan, perampasan, dan kecelakaan lalu lintas lainnya,” terang Risma dari Asuransi Reliance.

Foto: Firdaus Ali.

Risma juga menjelaskan jika berkaitan dengan perlindungan akibat dari aksi demonstrasi, asuransi harus ditambah perluasan karena perlindungannya belum termasuk pada jenis TLO maupun Comprehensive.

“Untuk perlindungan akibat dari kerusuhan, aksi demonstrasi, bencana alam seperti banjir, longsor, tertimpa pohon itu masuknya rate perluasan. Dan hanya berlaku jika asuransi awalnya menggunakan jenis Comprehensive.”

Sementara itu, Teleng Antariksa Soeharto selaku Marketing & Promotion Ducati Indonesia mengungkapkan bahwa hampir semua konsumennya menggunakan jenis asuransi All Risk, baik untuk pembelian kredit maupun cash.

“Kalo pembelian kredit otomatis sudah include asuransi All Risk, namun konsumen yang beli cash juga biasanya mereka mengasuransikan sepeda motornya. Memang perlu menurut saya, jadi biar tenang di jalan dan tidak merasa cemas dalam segala kondisi.” (Daus/Prob/NM).

The post Marak Demonstrasi, Perlukah Sepeda Motor Diasuransikan? appeared first on Naik Motor | Jurnal Pengendara Motor.