Ingin Menjadi Tiga Besar di Pasar Smartphone Tanah Air, Ini Strategi Realme

Ingin Menjadi Tiga Besar di Pasar Smartphone Tanah Air, Ini Strategi Realme

Shared by Mobitekno.com for IIMS

Mobitekno – Smartphone Realme dengan fokus anak muda Indonesia akan terus berlanjut ke depan agar target menjadi tiga besar produsen smartphone di Indonesia bisa terwujud. Untuk medukung tercapainya target ini, Realme mulai mensosialisasikan strategi produknya ’1+4+N’ atau 1 Core, 4 Smart Hubs, dan N AIoT.

Artinya, Realme ingin menunjukkan bahwa peluncuran satu produk uamanya, yaitu smartphone akan disertai juga dengan hadirnya empat produk smart AIoT (smart speaker, smart earphone, smartwatch, smart TV), dan produk AIoT dan lifestyle baru (N=new). Maksud poin terakhir disini adalah Realme berkomitmen untuk menghadirkan produk AIoT dan lifestyle baru, seperti timbangan pintar, charger mobil, smart plug, backpack/ransel, tas koper, dan lain-lain.

Menjelang peluncuran dua produk unggulan dari seri angka dan seri C (Realme 7 Pro dan Realme C17), Realme juga menyataka bahwa ponsel seri angkanya (Realme 3, 5, 6, hingga 7) menjadi seri paling diminati konsumen selama ini. Fakta inilah yang akan menjai acuan Realme untuk mencapai ambisinya menjadi Top 3 samrtphone band di Indonesia. Sejak berbisnis di Indonesia dua tahun lalu, Realme mengklaim kini sudah berada di posisi empat besar sejak kuartal pertama tahun ini.

Dalam acara virtual ‘Biz Talk with realme’ belum lama ini (9/10/2020), Palson Yi, Marketing Director Realme Indonesia, menjelaskan, raihan dalam waktu yang realtif singkat ini dapat tercapai berkat konsistensi Realme dalam menghadirkan produk smartphone dan AIoT yang sesuai dengan segmennya.

“Dari keempat seri smartphone yang dimiliki realme, yaitu seri C, seri Angka, seri Narzo, dan seri X, seri angka menjadi seri yang paling diminati oleh pasar Indonesia,” ungkap Palson.

Seri angka memang diandalkan mengusung beberapa fitur atau teknologi yang biasanya adiusung seri flagship sehingga menjadi tolok ukur (benchmark) baru di segmen smartphone kelas menengah (mid-range) di pasar Indonesia. Fitur menarik dainggap merupakan salah satu daya tarik utma bagi konsumen anak muda di Tanah Air.

Pada September 2020 lalu, seri angka terbaru, Realme 7 series disebut berhasil mencatatkan penjualan yang luar biasa. Sebanyak 15 ribu unit berhasil terjual habis di fase pre-order dan flash sale, hanya berselang satu hari dari tanggal peluncuran.

Sejak kuartal pertama 2019 hingga kuartal ketiga 2020, Realme telah mengalami peningkatan pangsa pasar dari 1,4% hingga menjadi 16%. Ini membuat Realme yakin akan tetap bertumbuh positif pada akhir kuartal keempat 2020.

“Meski pandemi, pada Q2 kita tetap mengalami kenaikan dan di Q3, kita tetap meningkat,” ujar Palson Yi optimis.

Terkait pasar Realme di kota Indonesia, Realme menyebut bahwa kota-kota di kawasan Jabodetabek, dan kota lainnya, seperti Surabaya, Medan, Bandung dan sekitarnya, dan Makassar merupakan kontributor terbesar bagi penjualan samrtphone realme di Indonesia.

Realme juga mengaku menerima respons positif di beberapa kota lainnya seperti Jember, Jambi, dan Sampit, dimana Realme tercatat menduduki posisi dua besar untuk merek smartphone secara regional.

“Prestasi ini bisa tercapai berkat komitmen Realme yang mengedepankan konsep real price, real stock, dan real service di seluruh wilayah Indonesia. Realme selalu memastikan ketersediaan produk untuk memenuhi permintaan pasar, tak jarang produk realme sudah dapat dibeli dengan harga yang sama di hari peluncuran produk tersebut,” tandas Palson.

Original Article