Indonesia Songsong Era Mobil Listrik, Populasi 2.1 Juta Unit Pada 2025

Indonesia Songsong Era Mobil Listrik, Populasi 2.1 Juta Unit Pada 2025

[stm_post_title][stm_post_image][stm_post_info]

JAKARTA – Pemerintah saat ini tengah menggenjot Rancangan Peraturan Presiden (Perpres) tentang kendaraan listrik untuk pasar otomotif Indonesia. Tahapan Perpres telah memasuki finalisasi yang artinya era kendaraan listrik akan segera di mulai.

Melalui Perpres tersebut, pemerintah akan mendorong produsen otomotif baik roda dua maupun empat agar bisa memproduksi dan mengembangkan kendaraan listrik yang sesuai dengan pasar tanah air.

Menteri ESDM, Ignatius Jonan mengungkap sektor industri otomotif menjadi salah satu dari empat industri yang akan berkembang pesat di masa mendatang, yakni online, artificial intelligent, kendaraan listrik dan Energi Baru Terbarukan (EBT).

“Kendaraan listrik juga akan menjadi tren di industri otomotif. Langkah pemerintah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 22 tahun 2017 tentang Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) membuat teknologi kendaraan listrik bisa didatangkan,” ungkap Jonan.

Mantan Menteri Perhubungan itu menambahkan, rancangan Perpres soal kendaraan listrik juga sudah masuk tahap finalisasi. Dalam rancangan tersebut, pemerintah menargetkan populasi mobil listrik pada 2025 mencapai 2.200 unit sementara sepeda motor 2,1 juta unit.

Saat ini beberapa produsen mengungkap telah siap dengan teknologi kendaraan listrik dan tengah menunggu Perpres. Sebelumnya produsen sepeda motor Honda juga telah meluncurkan PCX listrik di Indonesia meski belum untuk dipasarkan secara umum.

Sejalan dengan itu, Gesits yang juga menjadi sepeda motor anak bangsa pun layak diperhitungkan untuk hadir di pasar automotif nasional. Saat ini motor listrik Gesits telah siap diproduksi massal.

[stm_sidebar sidebar=”651″]