Hyundai Habis-Habisan Tanam Uang di Tanah Air Demi Perkembangan Mobilitas Ramah Lingkungan

Shared by Thegaspol.com for IIMS

Sulit memang bagi pabrikan mobil bila harus berjibaku di pasar otomotif Indonesia tanpa adanya sokongan fasilitas perakitan atau produksi di tanah air. Harga penjualan unit kendaraan yang didatangkan bulat-bulat dari negara produsen lain tentu lebih melambung tinggi daripada harga kendaraan yang sama bila dirakit atau bahkan sepenuhnya diproduksi disini.

Pemerintah kita, Republik Indonesia pada kenyataannya memang ‘lebih suka’ bila ada pabrikan yang mau membuka fasilitas produksi dan perakitannya di Indonesia. Iming-iming pengurangan persentase nilai penjualan pajak mobil, adalah hal paling mendasar betapa pabrikan mati-matian berusaha punya pabrik di Indonesia.

Hyundai, memang bukan merek baru di kalangan pemerhati industri otomotif. Sempat pasang surut aktivitas penjualannya di tanah air, kini pabrikan asal Korea Selatan tersebut habis-habisan menggelontorkan sejumlah nominal uang demi punya pabrik produksi dan perakitan di tanah air.

Tercatat, Hyundai telah mengucurkan sejumlah dana senilai US$ 1,55 miliar demi mengembangkan EV di Indonesia, di Kota Delta Mas – Bekasi, Indonesia akhir tahun lalu. Pabrik yang diinvestasikan Hyundai secara besar-besaran tersebut akan menjadi manufaktur Hyundai terbesar di ASEAN dan pusat manufaktur pertama yang berbasis di kawasan ASEAN, yang ditargetkan selesai pada akhir tahun 2021.

Dengan meningkatnya tren pengunaan EV di Indonesia, Hyundai akan memperkenalkan beberapa tipe mobil EV murni dalam waktu dekat. HMID berkomitmen untuk membangun tonggak sejarah baru sebagai game changer di ekosistem EV murni serta membawa Indonesia ke era elektrifikasi.

Dalam beberapa bulan terakhir, Hyundai Motors Indonesia juga telah menunjukkan komitmen perusahaan untuk mengembangkan ekosistem EV di Indonesia dengan menggandeng pihak ketiga melalui Hyundai IONIQ Electric yang dimanfaatkan untuk memobilisasi tenaga kesehatan guna mengurangi penyebaran Covid-19.

Hyundai juga terlibat aktif dalam membantu memerangi pandemi, yaitu donasi Alat Pelindung Diri (APD) 50.000 set kepada tenaga kesehatan serta pelaksanaan tes cepat Drive-Thru di Jawa Barat.

Original Article