Hyundai Buat Pakaian & Perhiasan dari Suku Cadang Mobil!

Hyundai Buat Pakaian & Perhiasan dari Suku Cadang Mobil!

Shared by Autonetmagz.com for IIMS

AutonetMagz.com Sejumlah pabrikan mobil tidak hanya berkecimpung di bidang otomotif saja, melainkan juga menjual lifestyle. Nah, Hyundai mengambil pendekatan yang berbeda nih, saat mereka memperkenalkan koleksi Re: Style 2020. Mereka melakukan upcycle (atau juga dikenal sebagai penggunaan ulang secara kreatif) dan mendaur ulang bahan-bahan yang dibuang dari manufaktur otomotif, serta mengubahnya menjadi produk-produk modis.

Mengikuti kesuksesan seri tahun 2019, tahun ini Hyundai kembali bekerja sama dengan sejumlah merek fashion, diantaranya Alighieri, ELV DENIM, Public School, pushBUTTON, Richard Quinn dan Rosie Assoulin. Hyundai mengatakan merek tersebut dipilih karena mereka sesuai dengan “Visi perusahaan untuk terus menemukan cara dalam menciptakan produk yang disukai”. Sejalan dengan visi Hyundai yaitu “Progress for Humanity,” Re: Style 2020 bertujuan mendorong kolaborasi lintas industri, untuk memperjuangkan pemikiran dan inovasi baru dalam desain dan gaya hidup.

Dengan ini, perusahaan bisa menata kembali peluang baru untuk pengelolaan limbah sebagai contoh praktik terbaik global dan ekonomi. Di kemitraan ini, Alighieri menciptakan kalung, chokers, dan gelang yang terbuat dari sabuk pengaman, kaca, bahan busa, emas, perak, dan mutiara. Begitu pula dengan LV DENIM, yang membuat jumpsuit berpadu dengan upcycled denim yang menggunakan sisa-sisa kulit hasil produksi mobil. Public School dan pushBUTTON membuat rompi. Richard Quinn membuat korset dari kain kantung udara daur ulang. Last but not least, Rosie Assoulin membuat tas jinjing bergaya yang terbuat dari anyaman sabuk pengaman, kain karpet, dan busa otomotif bekas.

Pabrikan mobil asal Korea Selatan ini meluncurkan koleksinya secara digital untuk memastikan keselamatan orang-orang di tengah pandemi COVID-19. Produk – produk ini akan muncul di media sosial Hyundai, di department store Selfridges dan di setiap merek yang berpartisipasi sejak 8 Oktober. Barang-barang yang terinspirasi otomotif akan dijual pada hari ini, 13 Oktober di toko pop-up Selfridges di London dan di retail website. Meski koleksinya tidak menarik bagi semua orang, Hyundai mengatakan bahwa produknya dibuat untuk menyoroti fakta bahwa kantung udara, kulit, dan kaca biasanya berakhir di tempat pembuangan sampah saat kendaraan dibuang.

Pada strategi 2025, Hyundai Motor memiliki tujuan untuk menjadi ujung tombak kepemimpinan global dalam hal mobilitas bebas emisi dan bersih. Dan tujuannya menjadi produsen mobil ramah lingkungan terbesar ketiga di dunia pada tahun 2025. Hyundai menawarkan rangkaian inovatif baru, dengan jajaran kendaraan listrik dan kendaraan sel listrik (FCEV). Kemudian ada The NEXO, FCEV generasi kedua dari Hyundai Motor dengan jangkauan 609 kilometer dengan sekali pengisian daya (di bawah standar sertifikasi Korea).

Apa pendapat kalian? Tulis di kolom komentar!

Original Article