Honda Rebel 2020, Simak 5 Hal Menariknya

Honda Rebel 2020, Simak 5 Hal Menariknya

Shared by Motovaganza.com for IIMS

JAKARTA, Motovaganza.com – Meski sudah pekan lalu Honda Rebel diperkenalkan, namun rasa penasaran masih bikin kami masih ngulik-ngulik model ini. Big Bike beraliran cruiser ini akhirnya mendapat penyegaran setelah diperkenalkan pertama kali pada Maret 2017 alias 3 tahun lalu.

Sentuhan baru diterapkan di beberapa bagian. Dimulai dari penggunaan nama, kini hanya Honda Rebel saja, tak lagi menggunakan CMX di depannya. Namun, pengembangan pada diri cruiser ini tak sesederhana itu.

Kemudian nomenklatur juga beda dari CRF1000L menjadi CRF1100L. Hal ini menunjukkan adanya ubahan signifikan pada bagian mesinnya. Dia kini juga punya terapan baru di beberapa bagian.

Gubahan ini berdampak pada kenaikan harga jual. PT Astra Honda Motor (AHM) sebagai pemegang merek Honda di Tanah Air, kini mematoknya diangka Rp 169,2 juta (OTR Jakarta), atau naik sekitar Rp 6 jutaan dari versi terdahulu. Lantas apa yang membuatnya menarik? Ini 5 hal yang jadi poin penting versi Carvaganza:

1. Big Bike Terlaris Honda

Selama 3 tahun, sejak diluncurkan di Indonesia pada 2017, Rebel masih jadi big bike Honda paling laris. Pada ahun lalu, dia menyumbang 55-65 persen dari total penjualan moge AHM. Selama periode itu, pihak Honda mengirimkan sebanyak 200 sampai 300 unit ke tangan konsumen. Sedangkan total jualan moge Honda setiap tahunnya berada di angka 500 hingga 600 unit.

Pemilihannya tentu tak lepas dari faktor desain. Bagi para motoris wujud ala tunggangan hasil kustomisasi seperti ini, pastilah menarik. Apalagi sekarang AHM menyertakan kelir Jeans Blue Metallic sebagai opsi. Pelengkap lini Rebel berwarna Graphite Black dan Matte Armored Silver Metallic. Tapi ada satu lagi yang menarik yakni harga. Rebel masuk ke dalam jajaran moge kelas menengah dengan banderol relatif bersahabat.

Baca juga: Honda Rebel 2020 Sudah Pakai Slipper Cluth, Harga Naik Dikit

2. Desain dan Fitur Baru

Kebaruan juga menyasar pada teknologi yang dimiliki. Lihat saja di sektor penerangan utamanya. Lampu model daymaker bulat, masih sama. Hanya saja sekarang sudah menggunakan LED (Light Emitting Diode). Tetap klasik namun lebih kekinian. Aplikasi serupa juga ditularkan pada lampu belakang juga sein.

Teruntuk penerangan belakang, juga ada sedikit perbedaan. Bentuk lampu rem tidak lagi kotak kaku, melainkan pipih yang lebih apik. Posisi lampu sein pun kini sejajar dengan stoplamp dan berbentuk bulat kecil dengan warna mika putih. Kalau dilihat mirip kepunyaan Honda Monkey 125.

Bagian speedometer Rebel serbadigital juga mendapat penyempurnaan. Bentuknya memang masih sama seperti model lama. Namun, ukuran panel instrumen sekarang lebih besar. Penampang umum seperti indikator BBM, kecepatan, jam, ABS maupun engine check tetap tersedia. Bahkan sekarang ada panduan soal gear position. Menariknya sajian ini ditampilkan via LCD negatif dengan backlight biru. Selain lebih Atraktif dan informative juga gampang dibaca.

Baca juga: Naik Rp 6 jutaan, Ini Kelebihan dan Kekurangan Honda Rebel Terbaru

3. Assist & Slipper Clutch

Inilah salah satu fitur terbaru yang disematkan. Rebel generasi baru dibekali Assist and Slipper Clutch. Beda dengan pendahulunya, kinerja kopling kini menjadi lebih ringan 30 persen. Perangkat ini lazim digunakan untuk kebutuhan balap dan motor berkubikasi besar, serta roda dua kelas premium.

Berkat peranti ini, tuas kopling terasa ringan saat dimainkan. Ia bekerja saling berdampingan. Assist Clutch bekerja saat akselerasi, sedang Slipper Clutch pada saat deselerasi atau penurunan gigi (downshift). Efek yang dapat dirasakan yakni roda belakang tidak akan mengunci, walau menurunkan gigi saat mesin dalam putaran tinggi. Beda dengan motor tanpa slipper clutch, saat downshift roda belakang mengunci selama sepersekian detik. Kejadian yang sering disebut back torque. Alhasil motor sulit dikendalikan dan membayakan pengendara.

Kala penggunaan harian, itu berpengaruh pada sisi keamanan. Karena alat itu, pengendara dapat mengontrol laju kendaraan jauh lebih mudah. Kenyamanan juga dapat dirasakan saat berkendara di jalanan yang macet, lantaran pengoperasian kopling jauh lebih ringan.

Baca juga: Berikut 5 Fakta Menarik Tentang Honda Rebel 2020

4. Cocok Bagi Pemula

Meski bermesin besar, desain jok Rebel dibuat rendah sehingga cocok buat pemula. Secara angka, ketinggian jok Rebel 690 mm. Kompatibel juga dengan postur orang Indonesia, karena kaki mudah menapak dengan baik. Ditambah lagi posisi pijakan kaki yang rileks. Model stang tinggi dan lebar serta tangki bensin selevel dada pengendara. Tapi soal handling, Honda Rebel punya nilai lebih karena bobotnya hanya 191 kg.

Baca juga: Pilihan Cruiser Kelas Menengah, Honda Rebel atau Kawasaki Vulcan S?

5. Adopsi Mesin Honda CBR500R

Urusan mesin, Honda Rebel menggunakan dapur pacu serupa dengan Honda CBR500R. Ia mengandalkan mesin 471 cc 8 valve, liquid-cooled parallel twin-cylinder. Disokong transmisi manual 6-percepatan, cuma beda di pengaturan PGM-FI saja. Rebel dibuat lebih responsif pada putaran bawah hingga menengah, umumnya karakter motor cruiser.

Hasil pembakaran memberi tenaga maksimal 45 hp pada 8.500 rpm dan torsi 43,6 Nm di 5.500 rpm. Ukuran bore dan stroke: 67 x 66,8 mm serta rasio kompresi 10,7:1. Basis mesin 500 cc Honda memang pas digunakan di berbagai macam model. Selain di CBR500R dan Rebel, mesin inline 2 silinder juga diadopsi oleh Honda CB500F dan CB500X.

Meski demikian, Rebel belum memakai teknologi throttle-ny-wire. Belum adanya fitur ini membuat riding mode juga tak ada. Selain itu juga tak ada kontrol traksi. Padahal secara output, ia sudah membutuhkan itu.

ZENUAR YOGA | RAJU FEBRIAN

The post Honda Rebel 2020, Simak 5 Hal Menariknya appeared first on Motovaganza.

Original Article