Filipina Stop Impor BeAT Produksi Indonesia, Ini Penyebabnya

Filipina Stop Impor BeAT Produksi Indonesia, Ini Penyebabnya

Shared by Motovaganza.com for IIMS

MANILA, Motovaganza.com Honda Filipina menyatakan tak lagi mengimpor Honda BeAT dari Indonesiam produksi Astra Honda Motor (AHM). Lho? Jangan salah sangka dulu. HPI (Honda Philippines, Inc) berencana untuk memproduksi sendiri skutik ini lantaran laris manis dan permintaannya yang tinggi.

Dalam keterangan resminya Honda Filipina mengatakan mereka hanya menghentikan impor unit utuh alias CBU (Completely Build Up) saja. Pihak AHM dari Indonesia masih tetap menyuplai skutik terlaris itu dalam bentuk terurai (Completely Knock Down/CKD).

Langkah ini pastut dimaklumi. Dalam beberapa tahun terakhir terjadi lonjakan besar terkait permintaan sepeda motor Honda di sana. Salah satunya adalah Honda BeAT. Inilah yang akhirnya mendorong Honda Filipina untuk memproduksi sendiri BeAT di negara itu.

Dengan demikian, mereka bisa memenuhi kebutuhan dalam negeri lebih cepat plus memangkas biaya produksi. Satu sisi, langkah tersebut juga bertujuan mewujudkan misi HPI memproduksi 130 ribu motor baru dalam setahun. Namun lokalisasi BeAT di Filipina cuma sebatas perakitan saja. Semenjak aktivitas berjalan di awal Maret, HPI tetap mengandalkan suplai komponen BeAT dari AHM. Pekerjaannya sendiri berlangsung di fasilitas produksi Honda di Batangas, Filipina.

“Kami sangat senang mengumumkan bahwa HPI siap memproduksi New BeAT. Selaras dengan permintaan pelanggan Filipina yang bergerak cepat. Apalagi saat ini pengendara muda menuntut lebih cepat demi memenuhi kebutuhannya. Mereka sudah mulai memerhatikan fashion dan teknologi. Itulah sebabnya kami ingin memprioritaskan model ini. Karena ia termasuk salah satu skutik terlaris yang sesuai dengan kondisi lalu lintas jalan Filipina,” kata Susumu Mitsuishi dikutip dari laman resmi HPI.

Spesifikasi Sama

Bicara spesifikasi, tak ada perbedaan signifikan antara Honda BeAT versi Indonesia dan Filipina. Semua spesifikasinya sama tanpa ada ubahan. Hanya coraknya saja yang disesuaikan dengan selera pasar Filipina.

Mesin mengandalkan berkapasitas 108,2 cc, 4 tak, SOHC berpendingin udara. Tenaga maksimal yang dihasilkan 8,68 Hp di 7.500 rpm dan torsi 9,1 Nm pada putaran 6.500 rpm. Didukung teknologi eSP yang terintegrasi dengan ACG starter, sensasi menghidupkan motor tanpa suara.

Fitur andalan Honda BeAT adalah Combi-Brake System (CBS), Park Lock Brake, Side Stand switch serta tipe tertinggi dilengkapi ISS (Idling Stop System). Ia juga punya boks penyimpanan sebesar 11 liter yang mampu menampung barang berdimensi kecil.

Belum ada informasi mengenai model mana yang bakal diproduksi. Meski sudah bisa dipastikan Honda Beat 2020, walau pada website resminya masih terpampang BeAT lama.

Harga mulai dari PhP 66.900 atau setara Rp 18,7 juta untuk tipe terendah, dan versi tertingginya dibanderol PhP 70.400 atau Rp 19,7 juta.

Skutik kebanggaan AHM terbukti digemari juga oleh pasar di beberapa negara Asean. Honda Beat mulai dikirim ke luar negeri sejak 2015. Filipina menjadi negara perdana penerimanya. Menyusul Malaysia, Thailand dan Bangladesh. Negeri Gajah Putih sempat menjual Honda Beat dengan nama Honda Icon, namun eksistensinya tidak berlanjut lagi.

Sumber: Honda Filipina
Baca juga: Honda Filipina Stop Impor Beat Buatan Indonesia

ZENUAR YOGA | RAJU FEBRIAN

The post Filipina Stop Impor BeAT Produksi Indonesia, Ini Penyebabnya appeared first on Motovaganza.

Original Article