DP 0 Persen Mobil Listrik Tidak Efektif Begini Penjelasannya

DP 0 Persen Mobil Listrik Tidak Efektif Begini Penjelasannya

Shared by Mobilinanews.id for IIMS

mobilinanews Jakarta Bank Indonesia telah memberikan intensif fiskal terhadap kendaraan listrik sehingga pembelian bisa dilakukan secara kredit dengan Down Payment DP nol persen per 1 Oktober 2020 Hak istimewa lainnya mobil listrik bebas ganjil genap sejak Agustus 2019 lalu Tidak hanya itu Pemerintah Provinsi Pemprov DKI Jakarta juga membebaskan pajak Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor BBN KB kendaraan bermotor berbasis listrik mobil dan motor Yakni terdapat pada Peraturan Gubernur Pergub Nomor 3 tahun 2020 mengenai Insentif Pajak Balik Nama Kendaraan Bermotor atas Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai Battery Electric Vehicle Untuk Transportasi Jalan Selain itu kebijakan non fiskal pun juga direncanakan menjadi pemanis keistimewaan kendaraan listrik Fasilitas lainnya kendaraan listrik bisa parkir lebih murah dan mendapat tempat khusus di mall atau perkantoran dan sebagainya ujar Jongkie D Sugiarto Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia Gaikindo Alasan kenapa pemerintah sangat mengistimewakan kendaraan listrik nggak lain karena diharapkan dapat mempercepat program kendaraan bermotor listrik berbasis baterai battery electric vechicle sebagai kendaraan ramah lingkungan Namun menurut Jongkie kebijakan DP 0 persen tersebut dinilai belum efektif di tengah pandemi sekarang ini Pasalnya daya beli masyarakat saat ini menurun Jadi DP 0 belum tentu bisa menaikkan angka angka penjualan secara signifikan ungkap Jongkie Satu hal lagi kendaraan listrik harganya yang relatif masih mahal di kisaran 1 miliaran rupiah tambahnya Namun Jongkie mengimbau untuk tidak perlu khawatir karena diprediksi akan meningkatnya pertumbuhan ekonomi begitu pandemi berakhir nanti daya beli masyarakat juga akan meningkat lilaSee Original Article