Business Seminar II : Merangkum Kekuatan dari Digital Marketing

Business Seminar II : Merangkum Kekuatan dari Digital Marketing

Jakarta, 14 November 2019 – Program acara terbaru yang diselenggarakan oleh Indonesia International Motor Show (IIMS) 2020 bertajuk Business Seminar, kembali hadir pada bulan November ini. Seminar ini mengangkat tema yang beragam. Pada kali pertama pelaksanaan Business Seminar IIMS 2020 mengangkat topik mengenai bagaimana mengembangkan bisnis otomotif di kancah internasional dan digital marketing dalam membantu peningkatan penjualan otomotif, dan fintech di dunia otomotif. Hari ini (14/11) IIMS 2020 kembali menggelar Business Seminar sebagai program yang berkelanjutan menjelang penyelenggaraan IIMS 2020.

Pada kegiatan business seminar kali ini, business seminar IIMS 2020 mengangkat tema The Power of Digital Marketing. Bertempat di Conclave Co-working Space, TB Simatupang, seminar kali ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan kiat-kiat  tentang cara menggunakan platform digital secara efektif sebagai strategi marketing sebuah bisnis atau pun produk. Selain itu, acara kali ini juga akan mengulik segala potensi yang dapat diraih melalui Digital Marketing. “Tak hanya hal yang berhubungan mobil-mobil dan sepeda motor baru, atau industri lainnya yang berhubungan dengan dunia otomotif, ajang IIMS 2020 juga diadakan acara seminar yang diharapkan dapat membuka wawasan masyarakat Indonesia pada umumnya.” ujar Rudi MF, Project Manager IIMS 2020.

Dengan mengangkat tema tersebut, business seminar kali ini menghadirkan beberapa narasumber mulai dari Dahlan Dahi – Chief Digital Officer (CDO) Kompas Gramedia dan Vice President Entertainment News KG Media, Dian Gemiano – Chief Marketing Officer (CMO) Kompas Gramedia, Kemas Henry Kurniawan – Direktur PT. Astra Digital Internasional, dan Ano Wirontono – Youtube Content Creator.

Dalam kesempatan pertama, Prof. Suyono mengungkapkan bahwa 90 persen pergerakan ekonomi di Indonesia dipikul oleh jalan raya. “Hal ini tidak sehat, karena hal ini menyebabkan jalan raya cepat rusak, menjadikan pergerakan ekonomi tidak efisien dan tidak ekonomis,” ujarnya. Yang ideal, penggunaan moda transportasi lain seharusnya dapat lebih besar, sehingga dapat mengurangi beban jalan. Hal ini kemudian berhubungan dengan konektivitas transportasi Indonesia yang tengah dibangun. “Kapal Ro-Ro menjadi bagian yang integral dari konektivitas transportasi Indonesia, sehingga patut sekali untuk dikembangkan,” ujar Prof. Suyono.

Dalam kesempatan pertama, Prof. Suyono mengungkapkan bahwa 90 persen pergerakan ekonomi di Indonesia dipikul oleh jalan raya. “Hal ini tidak sehat, karena hal ini menyebabkan jalan raya cepat rusak, menjadikan pergerakan ekonomi tidak efisien dan tidak ekonomis,” ujarnya. Yang ideal, penggunaan moda transportasi lain seharusnya dapat lebih besar, sehingga dapat mengurangi beban jalan. Hal ini kemudian berhubungan dengan konektivitas transportasi Indonesia yang tengah dibangun. “Kapal Ro-Ro menjadi bagian yang integral dari konektivitas transportasi Indonesia, sehingga patut sekali untuk dikembangkan,” ujar Prof. Suyono.

Masih menurut Prof. Suyono, Kapal RoRo dapat memiliki peran penting dalam sistem transportasi Nasional, antara lain karena dapat menjadi bagian dari konektivitas lokal terutama untuk melayani perekonomian lokal. “Selain itu, RoRo dapat menjadi bagian penting dari poros maritim sebagai feeder services, serta dapat berkontribusi terhadap hadirnya sistem dan pusat-pusat logistik baru,” tambahnya.

Sementara Prof. Wihana melihat kapal RoRo dari kacamata ekonomi. “Saat ini kita punya masalah besar. Transportasi ini memiliki biaya logistik 26 persen dari PDB (Product Domestic Bruto) jadi kita tidak efisien. Jika kita ingin membetulkan biaya logistik, kita harus memulai dari sektor maritim,” ujarnya. Prof Wihana memberi contoh, perjalanan darat dari Jakarta ke Surabaya menggunakan Truk sejauh 765 km, saat ini membutuhkan waktu 2 hari. “Tapi dengan menggunakan RoRo dapat ditempuh hanya dalam 29 jam,” ujarnya.

Hal ini jelas tampak adanya efisiensi, ada alokasi ekonomi yang semakin baik, sehingga perbedaan harga tidak besar, semakin efisien. “Pak Menteri punya flagship dua RoRo di Jawa. Jika kita melihat (melalui jalur darat) jalan rusak, kemacetan, kecelakaan, ada biaya-biaya yang harus dikeluarkan. Tapi dengan adanya kapal RoRo kini kita geser ke laut, makin cepat, makin aman, beban jalan tidak semakin rusak, artinya ada biaya ekonomi yang semakin efisien,” ujarnya. Hak ini dapat berarti adanya efisiensi Nasional, karena akan ada penghematan anggaran.

Lalu apa kebijakan-kebijakan pemerintah terkait dengan penggunaan kapal RoRo? Hal inilah yang diungkapkan oleh Ir. Bambang. Menurutnya saat ini Kementerian Perhubungan akan mengaktifkan penggunaan RoRo dari Jakarta ke Surabaya, sehingga diharapkan adanya pergeseran muatan dari jalan (raya) ke laut. “Bahkan tak hanya itu, saat ini pemerintah sudah berencana untuk menggunakan RoRo sebagai bagian dari Asean Connectivity, yang menghubungkan Indonesia dengan negara-negara lain di Asia Tenggara,” paparnya. Menurut beliau, ke depannya, peran kapal RoRo akan semakin penting.

Di akhir acara, Dr Umar selaku moderator menyimpulkan bahwa kebijakan penggunaan kapal RoRo memiliki dampak yang positif. “Disamping memiliki multiplier efek positif, seperti dampak ekonomi dan dampak keselamatan, namun dari dampak connectivity antar negara melalui Asean Connectivity juga akan semakin terwujud,” tutupnya.

***

Tentang Dyandra Promosindo

Dyandra Promosindo adalah Professional Exhibition/Event Organizer (PEO) di Indonesia yang merupakan sub-holding company dari PT Dyandra Media International, Tbk (DYAN). Sejak berdiri pada tahun 1994, Dyandra Promosindo berhasil mencetak rekam jejak pameran yang mengesankan di seluruh Indonesia. Dyandra Promosindo telah menggelar lebih dari 850 pameran di Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, Bali, Makassar, Medan dan berbagai kota besar lain di Indonesia.

Hingga saat ini Dyandra Promosindo tercatat membawahi 11 anak perusahaan yang bergerak pada bidang event/exhibition organizer, concert promotor dan juga digital agency. Kesebelas anak perusahaan tersebut diantaranya PT Dyandra Communication (Dyacomm), PT Fasen Creative Quality (Quad), PT Visicita Imaji Semesta (Visicomm), PT Idea Besar Komunika (Ideacomm), PT Visi Sarana Media Digital (Underlined), PT Dyan Mas Entertainment (DME Asia), dan PT Dyandra Global Edutainment.

Dengan lebih dari 1.000 peserta pameran setiap tahun, termasuk peserta dari luar negeri, Dyandra Promosindo telah membuktikan diri sebagai rekan bisnis terpercaya sambil terus meningkatkan diri menuju budaya pameran yang lebih baik di Indonesia. Berbagai event yang telah diselenggarakan antara lain pameran B2B, pameran B2C, konser musik dan festival, konferensi dan summit.

Dyandra Promosindo telah menjadi PEO pertama di Indonesia yang memiliki sertifikasi ISO 9001:2008 untuk sistem kualitas manajemen. Pameran yang diselenggarakan antara lain: Indonesia International Motor Show, Indonesia International Furniture Expo, Indonesian Petroleum Association Convex, International Franchise, License and Business Concept Expo & Conference, dan lain-lain.

Informasi lebih lanjut:

Savitri Yaca

Public Relations, Dyandra Promosindo (Jakarta)
Phone   : +62 21 3199 6277
Fax         : +62 21 3199 6077
Mobile : +62 812 1432 2676
Email     : savitri@dyandra.com
Website : www.dyandra.com / www.indonesianmotorshow.com

 

Press_Release_IIMS2020_Business_Seminar_II_FIN.01