BMW M3 dan M4 Siap Bungkam Haters dengan 503 HP

BMW M3 dan M4 Siap Bungkam Haters dengan 503 HP

Shared by Autonetmagz.com for IIMS

AutonetMagz.com – Kita semua sudah tahu bahwa BMW akan mendesain BMW M3 dan M4 baru dengan gril besar. BMW tetap mengatakan bahwa gril besar ini terinspirasi dari BMW-BMW terdahulu yang grilnya juga besar dan kini dibawa ke era modern. Suka atau tidak suka adalah masalah selera, yang suka ya sudah, yang tidak suka juga ya sudah, namun kalau kami, BMW dengan gril yang tidak besar nampaknya akan terasa lebih “Jerman”.

Namun BMW bisa membungkam semua pihak yang mempertanyakan grilnya dengan apa yang tersembunyi di balik kap mesin BMW M3 dan M4. Adalah mesin 3.000 cc 6 silinder segaris twin turbo yang bisa menghasilkan tenaga 473 hp dan torsi 550 Nm. Jika memilih varian Competition, tenaga dan torsinya naik menjadi 503 hp dan 650 Nm. Kawan-kawan, kita sudah sampai di era ketika sebuah BMW 3-Series punya tenaga seperti Lamborghini Gallardo generasi pertama.

BMW M3 dan M4 untuk pertama kalinya diberkati oleh penggerak AWD andalan BMW, yakni xDrive. Pilihan AWD ini hanya untuk varian Competition dan AWD-nya BMW membagikan tenaga dan torsi lebih besar ke roda belakang daripada roda depan. Ada 3 pilihan menu : 4WD, 4WD Sport dan 2WD. Menu 4WD untuk kondisi normal, 4WD Sport kalau mau sensasi ugal dan 2WD jika benar-benar mau drift. Jika masuk menu 2WD, stability control otomatis mati.

Selain AWD, BMW M3 dan M4 varian Competition juga hanya memiliki 1 pilihan girboks, yakni transmisi otomatis M-Steptronic 8 percepatan. Bila kita tidak memilih varian Competition, kita akan ditawarkan pilihan girboks otomatis atau manual. Nah, transmisi manual BMW M3 dan M4 memiliki 6 percepatan dan ia satu-satunya di kelasnya yang pakai transmisi manual. Bahkan Mercedes-Benz dan Audi sudah tak punya C63 dan RS4 manual lho.

Kita jelas tak perlu meragukan akselerasinya, sebab BMW M3 dan M4 bisa lari dari 0-100 dalam 4,1 detik saja, sementara varian Competition bisa lebih kencang lagi dengan waktu 3,8 detik. Jika kita memilih opsi M Driver’s Package, kecepatan maksimal kedua mobil ini bisa menyentuh 290 km/jam. Urusan tikung-menikung, percayakan pada M Adaptive Suspension, lengan suspensi baru dan jarak pijak roda depan yang lebih lebar 38 mm untuk memastikan keseimbangan antara traksi dan tenaga.

Antara BMW M3 atau M4 standar dan Competition bisa dibedakan dari peleknya, namun selebihnya seperti biasanya BMW saja. BMW M3 tetap 4 pintu dan M4 tetap 2 pintu, keduanya punya 4 lubang knalpot dan body kit sporty, bahkan ada lip spoiler kecil di bagasinya. Kap mesinnya punya garis-garis tegas yang menggambarkan mesin bertenaga tinggi, serta spion khas BMW M masih terpasang di mobil ini. Tapi grilnya itu lho…

Masuk ke dalam interiornya, ada banyak teknologi warisan kakaknya, BMW M8 yang turun ke sini. Contohnya, di setir buatan BMW M-nya ada tombol pintas bertuliskan “M1” dan “M2” untuk langsung masuk ke mode berkendara kesukaan kita masing-masing yang sudah kita set sejak awal. Misal “M1” untuk saat macet-macetan, lalu “M2” untuk saat mau ugal di tol, kita tinggal pencet tombol merah ini 2 kali untuk masuk ke mode yang kita mau.

Pada varian Competition, BMW M3 dan M4 diberikan jok bucket bahan carbon yang mendekap kita lebih erat. Keduanya punya paddle shift baru yang lebih besar, bertekstur polkadot dan ada aksen merahnya untuk rasa lebih mantap saat ganti gigi. Panel instrumen M3 dan M4 juga mirip dengan BMW M8, dan bisa ditebak bahwa di masa depan semua model BMW M akan pakai panel instrumen yang sama. Pilihan mode berkendaranya ada Efficient, Sport, Sport Plus dan Individual.

Karena anak-anak BMW biasanya akrab dengan sirkuit, BMW memberikan fitur M Drift Analyzer dan M Laptimer di dalam sistem iDrive-nya. Tentu saja kedua model ini akan masuk ke Indonesia, namun karena ada beberapa mobil yang terlihat lebih bagus saat dilihat langsung daripada di foto, kami menunggu momen saat kami bisa berjumpa dengan mobil ini langsung untuk menilai apakah gril besarnya itu pas atau tidak. Apa opinimu? Sampaikan di kolom komentar!

Original Article