Bentley Vonis Mati Mesin W12 Di Awal 2026!

Bentley Vonis Mati Mesin W12 Di Awal 2026!

Shared by Autonetmagz.com for IIMS

AutonetMagz.com – Memang semua hanya masalah waktu, sebelum Bentley menetapkan waktu yang pasti pada langkah terakhirnya untuk mengganti mesin pembakaran konvensional, khususnya mesin WR12 6.0 liter, yang diperkenalkan sejak tahun 2001. Mesin W12 yang satu-satunya diproduksi secara massal untuk mobil jalan raya ini, akan mengucapkan salam perpisahannya. Apa alasannya? Yuk kita bahas.

Yap, alasannya karena Bentley baru saja mengumumkan bahwa seluruh jajarannya akan menjadi full electric pada tahun 2030. “Tidak ada lagi W12”, itulah jawaban yang didapat ketika ditanyai tentang masa depan mesin Bentley. Ini berarti membuat Bentley berubah statusnya, dari yang saat ini sebagai pabrikan mesin 12 silinder terbesar di dunia, menjadi pabrikan mesin bebas polusi pembakaran dalam waktu kurang dari satu dekade.

Pabrikan mobil mewah ini sebelumnya mengatakan akan menghentikan penggunaan mesin W12 secara bertahap dalam beberapa tahun, dengan perpindahan sepenuhnya ke elektrifikasi. Hal tersebut dilakukan karena Bentley harus membuat keputusan terhadap undang-undang tentang baterai dan efisiensi energi mobil menjelang tahun 2030.

Bentley mengatakan bahwa setiap kisaran model akan memiliki opsi powertrain hybrid pada tahun 2023, dan akan meluncurkan model produksi full electric vehicle (EV) pertamanya pada tahun 2025. Sebelum mencapai elektrifikasi penuh, Bentley mengatakan semua yang dihasilkannya akan menjadi plug-in hybrid atau full electric pada tahun 2026.

Karena platform kendaraan listrik plug-in hybrid (PHEV) paling kuat dari Volkswagen Grup yakni menggunakan V6, yang digunakan bersama juga di seluruh model Audi dan Porsche. Hal tersebut menunjukkan bahwa Bentley bertenaga V8 akan hidup hampir lebih lama dibanding versi W12. Bentley berencana untuk meluncurkan dua PHEV tahun depan, yang dipercaya akan menjadi plug-in hybrid Bentayga yang direvisi dengan jangkauan listrik lebih banyak, dengan powertrain yang sama yang ditawarkan di sedan Flying Spur segera setelahnya.

Jadi apa opini kalian tentang masa depan mesin Bentley ini? Sampaikan di kolom komentar ya.

Original Article