Bawa Kamera 64 MP, RAM 8 GB, dan Storage 128 GB, Realme 7 series Jadi Trendsetter Ponsel Kelas Menengah

Bawa Kamera 64 MP, RAM 8 GB, dan Storage 128 GB, Realme 7 series Jadi Trendsetter Ponsel Kelas Menengah

Shared by Mobitekno.com for IIMS

Mobitekno – Realme Indonesia resmi meluncurkan dua smartphone/ponsel terbaru di Tanah Air pada bulan terakhir kuartal ketiga 2002 (17/9/2020). Keduanya datang dari smartphone seri angkanya (number series), yakni Realme 7 dan Realme 7i. Seharga Rp 3 jutaan, salut untuk Realme sebagai salah satu vendor yang memelopori hadirnya smartphone kelas menegah dengan memori/RAM besar (8 GB).

Melalui live streaming, vendor yang rajin meluncurkan produk baru ini juga menegaskan pentingnya pasar Indonesia yang ditunjukannya dengan meluncurkan Realme 7i secara global pertama kalinya di Indonesia.

Penerus Realme 6 series yang dilucurkan enam bulan lalu di Indonesia ini membawa beberapa perubahan pada sisi desain, chipset, dan tentu saja beberapa software di dalamnya. Mari kita simak lebih jauh kedua smartphone baru untuk anak muda yang sama-sama mengandalkan kamera 64 MP dan baterai besar 5000 mAh ini.

Realme 7 diperkuat dengan chipset octa-core Helio G95 (CPU: 2×2.05 GHz Cortex-A76 & 6×2.0 GHz Cortex-A55 dan GPU: Mali-G76 MC4) yang sekaligus menjadi salah satu smartphone pertama di dunia yang memakai chipset 12 nm terbaru dari MediaTek. Apabila dilihat spesifikasi teknisnya, Helio G95 merupakan minor upgrade chipset chipset Helio G90T dalam aspek GPU clock, max RAM, dan max display.

Bagi pengguna yang seringkali menjalankan banyak aplikasi atau game akan tertarik dengan kapasitas RAM 8 GB (LPDDR4x) besar yang dipunyai Realme 7 ini. Selain itu, kapasitas internal storage juga ‘lempeng’ hingga 128 GB (UFS 2.1).

Kapasitas besar juga dijumpai pada baterai (5.000 mAh) yang sudah didukung teknologi fast charging Dart Charge 30 W. Menurut Realme, teknologi ini sanggup mengisi baterai Realme 7 hingga 50% dalam waktu 26 menit. Realme juga memastikan fitur power management yang lebih baik dari seri terdahulu karena fitur Super Power Saving Mode yang dapat diaktifkan untuk meminimalisir penggunaan daya.

Realme 7 yang hadir dalam dua warna (mist blue dan mist white) berlayar IPS LCD 6,5 inci (Full HD+, 1080 x 2400 piksel, screen ration 90.5%) dengan refresh rate 90 Hz, sampling rate 120Hz, dan proteksi layar Gorilla Glass.

Soal ketahanan, Realme 7 juga telah diakui penguji global TÜV Rheinland Smartphone Reliability Verification (22 pengujian utama dan 38 pengujian kecil) yang meliputi skenario penggunaan umum. Realme menjamin kualitas dan kekuatan samrtphone ini agar penggunanya bisa merasa aman dan bebas dalam aktivitas kesehariannya.

Karena anak muda biasanya gemar fotografi, kamera menjadi salah satu andalan Realme 7. Smartphone ini mengandalkan kamera utama (belakang) dengan konfigurasi empat kamera, masing-masing kamera utama 64 MP (sensor Sony IMX682), ultrawide 8 MP (119 derajat), macro 2 MP (4 cm), dan lensa B&W 2 MP.

Menurut Felix Christian, Product Manager realme Indonesia, kamera 64 MP generasi kedua yang digunakan Realme ini membawa sejumlah peningkatan. Hal ini dibuktikannya dengan menampilkan sejumlah hasil foto Realme 7 dalam berbagai situasi dan kondisi dibandingkan seri hasil foto kamera 64 dari seri Realme sebelumnya.

Untuk kamera depan (selfie camera) digunakan kamera 16 MP dengan fitur pendukung, seperti HDR, AI Beauty, Mode Portrait, Time Lapse, dan Slow-Mo.

Satu hal yang menarik bagi pengguna yang mulai mengadopsi digital lifestyle adalah hadirnya fitur NFC pertama kalinya di smartphone seri angka. Menurut Felix, adanya fitur NFC di Realme 7 menjadi spesial karena fitur hanya disediakan spesial untuk pasar Indonesia. Dengan NFC, pengguna akan lebih gampang memeriksa atau mengisi ulang saldo e-money, transfer file, atau melakukan pairing dengan perangkat Bluetooth lain.

Smartphone kedua, Realme 7i diperkuat dengan chipset octa-core Qualcomm Snapdragon 662 yang terdiri dari 4 performance/gold core dan 4 efficiency/silver core Kryo 260 (Cortex A53 based, max 2.0 GHz) dan GPU Adreno 610. Chipset ini bisa disebut ‘pengisi celah’ antara chipset Snapdragon 660 dan Snapdragon 665 yang sudah dirilis sebelumnya. Seperti juga Realme 7, Realme 7i juga didukung RAM 8 GB dan internal storage 128 GB (UFS 2.1). Semoga hadirnya RAM dan storage besar ini akan diikuti produsen lainnya di kategori smartphone menengah kisaran Rp 3-4 jutaan.

Realme 7i juga dilengkapi empat kamera belakang yang terdiri dari kamera utama 64 MP, ultrawide 8 MP, portrait 2 MP, dan macro 2 MP. Resolusi kamera depannya pun sama, yakni 16 MP.

Meski keduanya sama-sama menggunakan kamera 64 MP, sensor kamera Realme 7I tidak menggunakan sensor Sony IMX682 Exmor RS, melainkan memilih sensor OmniVision OV48C yang sudah diumumkan awal tahun ini. Meski kualitas foto bukan hanya ditentukan sensor semata, menarik untuk dibandingkan sejauh mana Realme mengoptimalkan kedua sensor kamera di antara kedua smarpthone tersebut dalam menghasilkan foto berkualitas 64 MP.

Perbedaan lain juga ditemui pada resolusi layar meskipun keduanya memiliki ukuran layar dan refresh rate yang sama (6,5 inci dan 90 Hz). Resolusi layar Realme 7i sedikit lebih rendah yaitu HD+ (720 x 1600 piksel).

Untuk sumber daya, Realme 7i juga sudah menggunakan baterai 5.000 mAh tapi dengan teknologi Dart Charge 18 W. Baik Realme 7 dan Realme 7i sudah menggunakan sistem operasi Android 10 dengan interface Realme UI terbaru.

Harga menjadi salah satu faktor penentu pemilihan kedua seri ini. Realme yang tersedia di Indonesia dalam warna biru (mist blue) dan putih (mist white) akan dijual seharga Rp 3,999 juta (Rp 3,899 juta selama promo). Penjualan perdananya akan digelar pada tanggal 18 September di Lazada, Akulaku dan Realme.com mulai pukul 10.00 WIB.

Adapun harga Realme 7i akan dipatok Rp 3,199 juta (Rp 3,099 juta selama promo) dengan dua pilihan warna, yakni Aurora Green dan Polar Blue. Realme juga mengklaim sudah mengantongi pemesanan hingga 10 ribu unit selama masa pre-order kedua seri ini.

Original Article