AHM Umumkan Pemenang Kontes Kreativitas Mengajar Otomotif

AHM Umumkan Pemenang Kontes Kreativitas Mengajar Otomotif

Shared by Dapurpacu.id for IIMS

DAPURPACU – PT Astra Honda Motor (AHM) mengumumkan pemenang kompetisi Kontes Kreativitas Pembelajaran Online 2020, yang diperuntukkan para guru di SMK binaan Honda di seluruh Indonesia.

Ajang ini merupakan upaya AHM untuk memperkuat kualitas pendidikan vokasi di masa pandemi, sekaligus menjadi wadah bagi guru-guru SMK yang menerapkan kurikulum Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) Astra Honda.

Dari 682 SMK yang menerapkan kurikulum itu, terpilih tiga guru dengan kreativitas mengajar terbaik. Juara pertama diraih Abdul Maukup guru dari SMK Negeri 2 Kuripan, Nusa Tenggara Barat.

Untuk juara kedua diraih oleh Enggar Bayu Saputra dari SMK Negeri 1 Badegan, Jawa Timur, dan juara ketiga adalah Edi Putra Wirawan dari SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta.

Para pemenang Kontes Kreativitas Pembelajaran Online 2020.

GM Corporate Communication AHM Ahmad Muhibbuddin mengatakan, kontes ini untuk memicu kreativitas ajar guru, sehingga pembelajaran jarak jauh dapat dilaksanakan dengan optimal.

“Kami berharap ini akan memicu semangat dunia vokasi dalam berkreasi mengantarkan anak muda melewati masa pandemi dengan keterampilan yang selalu teruji,” ujarnya.

Dari proses seleksi, sebanyak 27 guru terpilih menjalani seleksi final yang digelar secara daring pada 13-20 Oktober lalu di sekolahnya masing-masing.

Peserta mempresentasikan dua materi ajar selama 20 menit, yaitu materi wajib terkait teknologi PGM-FI dan satu pilihan materi terkait alat ukur, sistem bahan bakar, wiring diagram, atau sistem pengereman skutik CBS.

Pembelajaran jarak jauh secara daring menjadi tantangan tersendiri bagi guru dan siswa saat ini. Para guru ditantang untuk menyajikan materi yang menarik, ringkas, dan mudah dipahami siswa.

Gestur, intonasi, dan pemilihan bahasa mengajar yang jelas, lugas, juga menjadi tantangan besar untuk memastikan para siswa memahami dan tetap fokus pada materi ajar.

“Lewat kontes ini, saya tak hanya dapat belajar berbagi ilmu tetapi juga mendapatkan inspirasi bagaimana menyampaikan ilmu tersebut dengan kreatif dan juga edukatif,” tutup Abdul. [dp/MTH]

Original Article