AHM: Begini Cara Mengetahui Kondisi Mesin Motor Lewat Busi

AHM: Begini Cara Mengetahui Kondisi Mesin Motor Lewat Busi

Shared by Naikmotor.com for IIMS

NaikMotor – Busi bisa dijadikan sebagai indikator untuk mengetahui kondisi motor, khususnya bagian pembakaran mesin. Astra Honda Motor pun memberikan informasi untuk mengetahui kondisi mesin lewat warna kepala busi.

Jadi salah satu komponen penting, spark plug alias busi berfungsi untuk mengubah tegangan listrik yang disalurkan koil jadi percikan api untuk membakar campuran bahan bakar dan udara di ruang mesin yang sudah dikompresi.

Foto: AHM

Busi sendiri memiliki beragam jenis untuk menyesuaikan kebutuhan pasar, seperti busi nikel, busi resistor, busi racing, dan busi platinum. Tiap ragam busi memiliki perbedaan material ujung tip electrode, sehingga performa yang dihasilkan pun berbeda.

Kinerja busi juga dipengaruhi oleh usia pakai, dengan kata lain, kinerjanya akan berkurang seiring masa pakainya. Busi juga bisa dijadikan sebagai indikator untuk mengetahui kondisi pembakaran mesin lewat warna elektrodanya di bagian kepala busi. Ini dia indikasi kondisi mesin yang bisa dilihat lewat busi seperti yang dijelaskan oleh AHM:

  1. Abu-abu atau Merah Bata

Warna ini pada ujung besi atau insulator mengindikasikan bahwa kondisi busi dalam keadaan baik dan normal. Proses pembakaran di ruang mesin pun dalam keadaan optimal dan efisien.

Foto: AHM

2. Hitam dan Kotor

Warna hitam pada elektroda busi mengindikasikan adanya ketidakseimbangan campuran bahan bakar dan udara. Kotoran atau lapisan karbon sisa pembakaran yang menempel bisa membuat mesin jadi lebih sulit dihidupkan, putaran mesin tidak stabil, dan konsumsi bensin jadi lebih boros. Jika busi kotor, harus segera dibersihkan dan kondisi mesinnya dicek.

Foto: AHM

3. Putih Pucat

Putih pucat menandakan busi sedang dalam keadaan terlalu panas. Jika tidak segera ditangani, maka komponen mesin ruang bakar akan lebih cepat rusak, lalu bahan bakar jadi lebih boros, dan akselerasi motor pun menurun.

Foto: AHM

Untuk menghindari kondisi ini, pastikan spesifikasi busi sesuai dengan rekomendasi buku pedoman pemilik dan ganti tipe busi dengan spesifikasi yang sesuai.

4. Aus

Busi bisa menjadi aus jika pengapian terlalu cepat dan waktu pendinginannya kurang, sehingga akan berdampak pada penurunan akselerasi dan power sepeda motor. Pastikan jenis bahan bakar yang digunakan telah sesuai dengan buku pedoman pemilik sepeda motor Honda agar busi terhindar dari kondisi aus dan ganti busi ke yang baru jika diperlukan.

Foto: AHM

5. Hitam dan Berlumur Oli

Apabila ujung busi berwarna hitam dan berlumur oli, bisa jadi ada indikasi bahwa ada kebocoran ring piston sehingga oli mesin masuk ke ruang bakar. Kondisi ini bisa membuat pembakaran campuran udara dan bahan bakar jadi tidak sempurna sehingga asap knalpot jadi lebih tebal. Hal tersebut tentunya akan meningkatkan pencemaran udara dan mengganggu pengendara lain di sekitar. Jika hal ini terjadi, segera periksa tekanan kompresi dan kondisi busi.

Foto: AHM

Setiap komponen motor harus diperhatikan dengan baik, oleh karena itu, AHM menyarankan untuk melakukan pemeriksaan dan perawatan secara rutin di bengkel AHASS terdekat agar setiap kondisi motor dapat teratasi dengan baik oleh ahlinya. Dengan performa motor yang optimal, tentunya hal itu akan membuat perjalanan selalu aman dan nyaman. (Litha/Prob/NM)

The post AHM: Begini Cara Mengetahui Kondisi Mesin Motor Lewat Busi appeared first on Naik Motor | Jurnal Pengendara Motor.