Ada Yang Bisa Main Sulap dan Belly Dance, Inilah Kisah Para Pemenang Kontes Miss Motor Show 2018

30/04/2018
Posted by: IIMS-news

Inilah cerita 6 dari 7 dara manis Sales Promotion Girl (SPG) yang menjadi pemenang di ajang Miss Motor Show 2018

Indonesianmotorshow.com – Ajang Miss Motor Show 2018 telah usai dilaksanakan. Dari 60 peserta yang ikut mendaftar terpilih 25 orang, yang kemudian dikerucutkan menjadi 10 orang.

Selanjutnya terpilih 7 orang mendapatkan gelar utama yang masuk dalam kategori Miss Motor Show 2018. Dan ini cerita 6 dari 7 wanita cantik Sales Promotion Girl (SPG) yang menjadi pemenang di ajang tersebut.

Novita Sari (Miss Motor Show 2018)

Novita Sari dari stand Suzuki terpilih untuk mendapatkan gelar ini. Baru berusia 22 tahun, ia cukup percaya diri untuk mengikuti ajang ini dan merasa senang dengan gelar yang didapatkannya.

“Kesannya sangat senang dan ini pertama kalinya ikut pageant di luar (kampus). Waktu itu pernah ikut, tapi di level kampus. Jadi ini yang pertama kalinya,” ujar Novita Sari usai terpilih sebagai Miss Motor Show di acara Closing Ceremony IIMS 2018 (28/4/2018).

Novita sempat menjadi usher Suzuki beberapa kali sejak tahun 2015, terutama beberapa event besar Suzuki.

Baginya, sebagai usher di Suzuki sangat menyenangkan karena selain bisa belajar cara berkomunikasi yang baik, bisa juga belajar dan tambah wawasan mengenai otomotif.

“Karena proses pembelajaran ini membuat aku pede untuk ikut dalam ajang Miss Motor Show kali ini, meskipun baru pertama kali loh,” ceritanya gembira.

Karina Claudia (Runner Up 2)

Dara usia 22 tahun ini mengaku bukan orang yang percaya diri dan suka ikut perlombaan. Namun karena dipilih oleh Mercedes-Benz untuk mewakili ikut ajang Miss Motor Show, ia tetap fokus untuk berusaha.

“Aku awalnya jalanin aja, tapi ketika masuk 25 besar merasa lebih bertanggung jawab untuk menuntaskan ini menjadi yang lebih baik,” ujar Karina.

Karena ada Prita Julia (Runner Up 1) yang mantan juara 3 tahun lalu, menjadikannya sebagai motivasi untuk menuntaskan ajang ini. Selain itu, ia juga suka tantangan sehingga semakin tumbuh rasa percaya diri.

“Aku percaya diri karena dengan basic aku sebagai anak kuliahan ilmu komunikasi, jadi seneng aja untuk berbincang sama orang. Hal itu yang bikin aku bangga ketika harus menghadapi para juri,” tambahnya.

Cinditya Putri (Miss Favourite)

Cinditya Putri sebagai perwakilan dari Kawasaki terpilih sebagai Miss Favourite. Dara berusia 19 tahun ini mewakili Kawasaki, satu-satunya brand roda 2 yang berhasil meraih gelar di ajang ini.

“Aku ucapin terima kasih sama Kawasaki karena sudah memberikan aku kepercayaan untuk mengikuti ajang Miss Motor Show dan akhirnya menjadi Miss Favourite,” ujar Cinditya.

Baginya untuk menjadi SPG favorit, adalah cukup dengan menjaga rasa percaya diri dan tidak takut menghadapi para juri dengan berbagai pertanyaan.

Kesulitan yang Cinditya alami pada saat 25 besar ialah lantaran harus menunjukkan bakat yang dimilikinya.

“Kabar kepilih itu adanya malem hari sekitar tengah malem, dan aku bingung harus nunjukin bakat apa. Tapi aku nunjukin tarian belly dance aja, yang (lain) pasti tidak akan menunjukkan tarian kayak gini,” tambahnya.

Latihan yang dilakukannya langsung pada tengah malam tersebut ternyata membuahkan hasil yang optimal.

Leonita Sanjaya (Miss Automotive)

Gelar ini jatuh ke gadis kelahiran 21 tahun yang mengambil kuliah di universitas swasta di Jakarta Timur. Baginya, ia hanya menjalani ini dengan fun dan sambil berdoa aja.

“Ini pertama kali aku ikut jadi usher di Mitsubishi dan pertama kali juga aku mewakili untuk jadi Miss Motor Show,” ujar Leonita.

Sebelumnya, ia pernah mengikuti ajang ini tahun lalu dan terpilih juga menjadi top 15.

“Aku bersyukur menjadi perwakilan Miss Automotive dari Mitsubishi, karena berbagai pengetahuan soal otomotif yang ditanyakan juri aku bisa menjawab dengan santai,” tambahnya.

Siwi Prasetyorini (Miss Photogenic)

Gadis perwakilan dari Suzuki yang biasa menjadi freelance model dan talent ini, kesehariannya sangat informatif dan super percaya diri dengan gelar yang didapatnya.

“Aku biasa difoto, jadi hal ini yang bikin aku percaya bisa dapet gelar Miss Photogenic,” ujar Siwi.

Baginya, kesulitan terbesar adalah pada saat unjuk bakat di pemilihan 25 besar. Ia hanya membuat monolog singkat dan menunjukkan bakat akting yang biasa ia lakoni.

Risky Darta (Miss Congeniality)

Ia cukup percaya diri bisa lolos dalam ajang ini. Bahkan pada saat unjuk bakat, ia super percaya diri dengan trik sulap yang dimilikinya.

“Pada saat sesi ke-2 uji wawasan, aku diskusi bareng teman-teman jadi mungkin dari situ dilihatnya soal kepintaran aku oleh para juri,” ujar Risky.

Karena pada sesi kedua ini semua dipancing berargumen untuk mengeluarkan ide dan wawasan terbaik para usher.

“Sejujurnya aku jalanin aja untuk jadiin pembelajaran aja. Jadi biar gak terlalu kecewa ketika gak mendapat gelar apapun di ajang Miss Motor Show,” ungkap mantan finalis Miss Internet Jawa Barat 2017 itu.